Minggu, 24 Oktober 21

Jepang Diharap Pacu Industri Dalam Negeri Indonesia

Jepang Diharap Pacu Industri Dalam Negeri Indonesia
* Menteri Perindustrian Saleh Husein (kanan)

Jakarta, Obsessionnews – Guna mempercepat pengembangan industri di Indonesia, Perusahaan dan investor global diharapkan turut meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) seiring aliran modal yang terus masuk ke Tanah Air.

Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian, Saleh Husin, saat menerima Federasi Ekonomi Kansai (Kankeiren) dari Jepang di Kementerian Perindustrian, Jakarta. Selasa (8/3/2016).

“Selama ini Jepang telah menjadi mitra Indonesia dalam memacu industri dalam negeri, mereka juga telah aktif memberikan beragam pelatihan dan program peningkatan kapasitas. Saya berharap hal ini dilakukan ke banyak sektor industri,” jelasnya.

Kankeiren merupakan organisasi ekonomi yang berdiri sejak tahun 1946 dengan 1300 anggota, mencakup industri jasa, manufaktur, perguruan tinggi dan komunitas bisnis lainnya.

Chairman Kenkeiren, Shosuke Mori mengaku Indonesia memiliki generasi muda yang memiliki potensi menjadi tenaga kerja terampil. Selain itu ia juga mencontohkan pelatihan moulding dengan melibatkan institusi dan asosiasi di Indonesia seperti Indonesia Mold dab Dies Industry Association (IMDIA).

“Naiknya kualitas tenaga kerja bakal memperkuat daya saing Indonesia dan memuluskan transfer teknologi apalagi Indonesia paling positif dan berperan penting di Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” yakinnya.

Organisasi Kenkeiren telah giat memberikan pelatihan dan magang bagi SDM industri yang menaungi berbagai perusahaan asal Indonesia, kegiatan serupa tersebut terus dilakukan seperti pelatihan moulding dan pengelasan (welding) bagi tenaga kerja di Indonesia.

Staf ahli Bidang Penguatan Struktur Industri Kemenperin, Ngakan Timur Antara berharap kenkeiren dapat meningkatkan kemampuan struktur pengelasan di Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Bandung.

“Peserta didik di sana juga membutuhkan semacam sertifikasi terstandar sehingga memiliki kualifikasi yang diterima dan diakui oleh industri secara luas,” pungkasnya. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.