Sabtu, 21 Mei 22

Jemaah Tarwiyah Harus Persiapkan Fisik Prima

Jemaah Tarwiyah Harus Persiapkan Fisik Prima
* Jemaah haji asal Indonesia. (Foto: Kemenag)

Makkah – Jemaah haji asal Indonesia yang akan melaksanakan tarwiyah (pembekalan),  yakni amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah, harus mempersiapkan kondisi fisik yang prima.

“Kondisi kesehatan jemaah berpotensi terkuras dan kelelahan, karena harus melakukan perjalanan ekstra ke Mina, baru kemudian bergabung dengan jemaah reguler lainnya di Arafah,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah Al Mabrur, Selasa (14/8/2018).

 

Baca juga: Bukan Termasuk Wajib Haji, Pemerintah Tidak Fasilitasi Tarwiyah

 

Padahal saat itu, imbuhnya, Mina sebenarnya dalam kondisi yang belum siap ditinggali jemaah.

“Karena pada saat yang sama seluruh muassasah, maktab dan petugas kita fokus berada di Arafah,” tandasnya.

Menurutnya, hal ini membuat jemaah tarwiyah rawan dalam aspek keamanan maupun kenyamanan.

“Saya imbau regu dan rombongan serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji memiliki tanggung jawab tinggi kepada jemaahnya yang ikut tarwiyah,” tegasnya.

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.