Selasa, 10 Desember 19

Jemaah Haji Wafat Dapat Asuransi Rp 18,5 Juta

Jemaah Haji Wafat Dapat Asuransi Rp 18,5 Juta
* Petugas membantu jemaah haji yang kelelahan saat berjalan di Terowongan Muaishim beberapa waktu lalu. (Foto: Kemenag)

Makkah, Obsessionnews.com – Tiap jemaah haji asal Indonesia yang wafat mendapat klaim asuransi sebesar Rp 18,5 juta, sementara yang disebabkan kecelakaan mendapat Rp 37 juta. Nilai tanggungan ini berlaku sejak jemaah haji telah berada di embarkasi keberangkatan. Klaim asuransi digaransi cair dalam lima hari kerja.

Hal itu diungkapkan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Ahda Barori, kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Kamis (30/8).

Dikutip Obsessionnews.com dari situs Kemenag, Jumat (31/8), ahli waris yang keluarganya meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji tahun ini juga tidak perlu repot-repot mengurus klaim asuransi jiwa. Pasalnya, Ditjen PHU yang akan mengurus klaim ke pihak asuransi.

“Mekanisme pencairannya yang mengklaim bukan ahli waris, tapi Ditjen PHU,” tutur Ahda.

 

Baca juga:

Kemenag Telusuri Zamzam Berkemasan Aroma Pilpres di Jeddah

Lalai, Panitia Haji Kena Semprit

Petugas Haji Dilarang Tanazul

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.