Minggu, 23 Januari 22

Jelang Ramadhan, Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan

Jelang Ramadhan, Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan
* Puluhan dai Parmusi sesaat sebelum dilepas ke wilayah perbatasan Indonesia, Rabu (25/5/2016).

Kupang, Obsessionnews – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) melepas puluhan dai ke wilayah perbatasan Indonesia.

Menurut Ketua Pengurus Wilayah (PW) Parmusi NTT Abu Lamahoda, nantinya para dai akan bertugas di Timor Tengah Selatan (TTS) dan kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste, Atambua.

“Para dai ini nantinya akan bertugas memberikan pemahaman ajaran Islam kepada warga muslim di TTS dan Atambua. Program ini merupakan cara Parmusi yang berkomitmen untuk menjalankan misinya di bidang dakwah,” ujar Abu saat melepas puluhan dai Parmusi di Kupang, Rabu (25/5/2016).

Abu menjelaskan, pengajaran tentang penguatan akidah dan pemahaman Islam yang ramah dan menjadi rahmatan lil ‘alamin menjadi titik fokus para dai. Terlebih lagi di NTT, warga muslim merupakan komunitas minoritas, sehingga kehadiran dai sangat dibutuhkan.

Kebutuhan itu, menurutnya, sudah pada tahap sangat mendesak. Pasalnya, seringkali terdapat kasus pemurtadan di NTT. Bahkan, pernah ada sekitar 40 kepala keluarga yang baru masuk Islam kembali ke agama asalnya karena kurangnya dukungan untuk menguatkan akidah warga.

“Ini sangat memprihatinkan. Mereka meninggalkan Islam karena tidak ada yang membimbing,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Dakwah PP Parmusi Ustad Suhada Bahri mengatakan bahwa pelepasan dai ke wilayah perbatasan Indonesia ini merupakan salah satu program yang mendapat perhatian khusus.

“Kami juga tengah menyiapkan sejumlah program pendukung. Akhir Mei ini, Parmusi akan memberikan pelatihan dakwah kepada ratusan dai,” ujar mantan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) ini.

Saat ini, Parmusi yang mengusung tagline “connecting muslim” memiliki paradigm baru yang didukung empat pilar, yakni dakwah, sosial, ekonomi, dan pendidikan. Adapun ‘connecting muslim’ diusung agar setiap muslim bisa terhubung demi terwujudnya persaudaraan umat Islam (ukhuwah Islamiyah). (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.