Senin, 27 Juni 22

Jelang Mudik Lebaran, Tifatul Pimpin Apel Siaga

Menkominfo memimpin apel siaga (Gia)
Gia
Jakarta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring memimpin apel siaga bersama jajaran kementeriannya. Apel siaga dilaksanakan di halaman Gedung Kementerian Kominfo Jakarta juga diikuti oleh para mitra Kementerian Kominfo mulai dari LKBN Antara, penyelenggara pos (seperti PT. Pos Indonesia dan asosiasi penyelenggara pos swasta (ASPERINDO/Asosiasi Perusahaan Jasa Expres Indonesia), penyelenggara telekomunikasi (seluruh operator telekomunikasi), para penyelenggara penyiaran (seperti RRI, TVRI, dan para penyelenggara televisi dan radio swasta), ORARI (Organisasi Amatir Radio Republik Indonesia) dan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) serta Senkom Mitra Polri.

Apel siaga ini adalah yang kedua kali diadakan oleh Kementerian Kominfo untuk persiapan jelang Lebaran , setelah sebelumnya berlangsung sukses pada tahun 2012.

“Apel kesiapan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh jajaran dan mitra kerja Kementerian Kominfo dalam memberikan pelayanan publik sebaik mungkin, baik untuk warga masyarakat yang hendak mudik lebaran maupun apapun aktivitasnya selama suasana lebaran yang akan datang,” Ujar Tifatul (19/8).

Tahun ini, dilakukan pula drive test pada persiapan Lebaran 2013 yang timnya dipimpin oleh BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) dan diikuti oleh 10 penyelenggara telekomunikasi (Telkom, Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Axis Telekom, Bakrie Telecom, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, Smart Telekom, Smart Fren, dan Hutchison 3 Indonesia).

Tim akan melakukan drive test atau pengecekan kualitas layanan telekomunikasi ke sejumlah rute tertentu yang diperkirakan akan sangat padat arus mudik saat suasana Lebaran, yaitu ke arah Merak dan Bakauheni, Cirebon, Tasikmalaya serta dari Semarang ke arah Solo dan terus menuju Surabaya.

Pengujian tersebut sengaja dilakukan beberapa hari sebelum Lebaran, untuk mengetahui keberhasilan panggilan telepon (dan sebaliknya juga kemungkinan dropped call ), blocked call. dan rata-rata lamanya pengiriman SMS serta komunikasi data lainnya.

Menteri menambahkan, pengecekan juga dilakukan untuk wilayah Sumatera, Kalimantan dan Indonesia Bagian Timur mengingat tingkat pergerakan masyarakat untuk mudik juga cukup tinggi.

Drive test atau pengecekan kualitas layanan telekomunikasi tersebut sesungguhnya sudah rutin dilakukan sejak 2007.

“Tujuan utama  test drive tersebut adalah untuk mengetahui kesiapan para penyelenggara telekomunikasi dalam menghadapi kemungkinan lonjakan trafik penggunaan layanan telekomunikasi di saat suasana Lebaran 2013,” terangnya.

Menurut dia, pengecekan yang dilakukan jauh hari sebelum lebarannya itu wajar, karena dengan adanya pengecekan tersebut akan dapat diketahui bersama sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi oleh seluruh penyelenggara telekomunikasi.

“Dengan begitu pada saatnya suasana Lebaran 2013 berlangsung tidak boleh sedikitpun ada gangguan yang sangat berarti,” tandasnya.

Ia mengatakan, ketentuan mengenai kualitas layanan tersebut sifatnya bukan imbauan kepada para penyelenggara telekomunikasi, tetapi sudah merupakan kewajiban yang harus ditaati sesuai beberapa Peraturan Menteri Kominfo tentang Standar Kualitas Layanan Telekomunikasi yang berlaku.

Catatan penting itu, kata Menteri perlu digarisbawahi, karena dalam kondisi bukan menjelang Lebaran 2013 saja turunnya kualitas layanan telekomunikasi cukup banyak dikeluhkan oleh sejumlah warga masyarakat apalagi saat dalam suasana lebaran 2013.

“Oleh karena itu, kerisauan sejumlah warga masyarakat tersebut harus disikapi secara kritis oleh seluruh penyelenggara telekomunikasi,” pungkasnya.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.