Senin, 29 November 21

Jelang Lebaran, Penukaran Uang Kartal Marak

Jelang Lebaran, Penukaran Uang Kartal Marak

Padang, Obsessionnews – Jelang lebaran, jasa penukaran uang bermunculan. Tidak hanya di instansi perbankan juga dibanyak tempat dan lokasi di wilayah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Penukaran uang kartal yang disediakan dalam bentuk baru, tidak terlalu sulit ditemui di Kota Padang. Mereka ada di pinggir jalan, di jembatan bahkan di bawah jembatan.

Sejumlah lokasi yang mudah ditemui dikawasan Jalan Diponogoro, Bawah Jembatan Siti Nurbaya serta Jalan Sisingamangaraja. Mereka mayoritas menggunakan kendaraan roda dua. Mereka memarkir kendaraan mereka di tepi jalan.

Salah seorang pak tua dengan uang kartal ditangan menawarkan segenggam uang kepada masyarakat. Pria itu bernama Anto atau Lelek. Lembaran uang mulia dari pecahan Rp 2.000, Rp 5.000,
Rp 10.000 dan Rp 20.000 yang dipegangnya, ia tawarkan kepada pengguna jalan yang melintas di depannya.

Laki-laki paroh baya yang sudah lima tahun membuka jasa penukaran uang dipinggiran jalan tersebut mengaku, sejak jam 10:00 WIB sudah menjajakan penukaran uang kepada masyarakat. Setiap hari rutin ia lakukan hingga sore sampai menjelang lebaran.

“Jika masyarakat membutuhkan uang pecahan Rp2.000, senilai Rp100.000, uang mereka tetap utuh sesuai dengan nilai yang ditukarkan dengan jasa penukaran Rp 10.000. Jadi mereka cukup bayar Rp 110.000,” katanya Rabu (23/6).

penukaran uang 3

Pria yang tinggal di Aur Duri Kota Padang ini menjalani jasa penukaran uang itu seketika musim lebaran.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumbar Puji Atmoko mengatakan, masyarakat dapat menukarkanuang melalui bank yang ditunjuk. Selain di perbankan, masyarakat juga dapat menukarkan uang melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Bahkan penukaran uang bisa dilakukan di outlet penukaran uang di Bandara International Minangkabau (BIM). Penukaran uang diperluas untuk mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru guna memenuhi kebutuhan masyarakat berlebaran.

Puji Atmoko Dia menambahkan, Bank Indonesia mengimbau kepada perbankan dan masyarakat dalam kegiatan penukaran pecahan uang kecil agar melakukan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) di bank umum dan BPR. Tempat penukaran uang yang ditunjuk itu telah disiapkan untuk melayani penukaran bagi masyarakat (nasabah/bukan nasabah) dan tidak menggunakan jasa penukaran uang di pinggir jalan.

“Hal itu dimaksudkan agar terhindar dari risiko menerima jumlah lembar uang yang tidak sesuai, dimungkinkan adanya terselip uang palsu, dan risiko terkena tambahan biaya” kata Puji. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.