Minggu, 26 September 21

Jelang Lebaran Pabrik Sepatu PHK 2.500 Buruh

Jelang Lebaran Pabrik Sepatu PHK 2.500 Buruh
* ilustrasi buruh

Tangerang, Obsessionnews – Bekerja sebagai buruh pabrik rawan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini yang dialami sekitar 2.500 buruh pabrik sepatu PT Chingluh Indonesia (PT CI) di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, mereka bukannya mendapat uang tunjangan hari raya (THR), tapi mendapat kado pahit, yakni di-PHK. Mereka mendapat pesangon dari pimpinan perusahaan.

PT CI milik penanaman modal asing (PMA) asal Taiwan. Perusahaan ini memproduksi sepatu untuk ekspor.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Tangerang Deni Rohdiani mengatakan, ia belum menerima laporan secara tertulis tentang PHK massal itu, namun sudah mendengar laporan lisan dari manajemen PT CI dan para buruh. Dalam laporan lisan itu disebutkan PT CI mengalami kerugian sehingga bangkrut.

“Kami akan mengutus petugas untuk mendatangi perusahaan tersebut sebagai klarifikasi terhadap PHK massal yang dilakukan PT CI,” kata Deni di Tangerang, Rabu (24/06/2015).

Menurutnya, sejak tiga bulan terakhir ini, memang para buruh sebagian sudah dirumahkan dan kegiatan pabrik mulai berhenti beroperasi. Sedangkan perusahaan memberikan pesangon kepada para buruh dengan nominal yang bervariasi sesuai jabatan dan masa kerja.

PHK yang menimpa banyak buruh itu diprotes oleh anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang Supriyadi. Dia menuding PHK yang dilakukan PT CI itu tidak melalui prosedur yang benar, karena tidak melibatkan pemerintah.

“PHK massal itu harus mendapatkan izin setelah melalui Pengadilan Hubungan Industrial, tidak begitu saja diberikan kepada para buruh,” katanya.

Supriyadi curiga tindakan PHK dan pemberian pesangon tersebut sebagai upaya PT CI menghindari dari pembayaran THR. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.