Sabtu, 23 Oktober 21

Jelang Hari Kemerdekaan RI Pasukan TNI Kunjungi Sekolah di Darfur

Jelang Hari Kemerdekaan RI Pasukan TNI Kunjungi Sekolah di Darfur
* Prajurit Garuda di Darfur saat memberikan pengetahuan umum khususnya yang terkait dengan Indonesia pada pelajar di Madrasah Al Saheed Alzebeir, Darfur Sudan, Afrika, Senin (10/8).

El Geneina, Obsessionnews – Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang tengah bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB, melaksanakan kunjungan ke sekolah lokal dan berinteraksi dengan para pelajar di Madrasah Al Saheed Alzebeir yang berada di wilayah Al Riyad, Darfur Barat, Senin (10/8/2015).

Kunjungan Pasukan Garuda Konga XXXV-A/Unamid di bawah pimpinan Letkol Inf M. Herry Subagyo selaku Komandan Satgas (Dansatgas) tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Pasukan Garuda TNI di Darfur, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus di wilayah misi.

Prajurit Garuda di Darfur saat menggelar permainan tradisional dan berinteraksi dengan pelajar lokal dalam rangka menyambut peringatan Kemerdekaan RI ke-70 di Madrasah Al Sahe.
Prajurit Garuda di Darfur saat menggelar permainan tradisional dan berinteraksi dengan pelajar lokal dalam rangka menyambut peringatan Kemerdekaan RI ke-70 di Madrasah Al Sahe, Senin (10/8).

Dalam kesempatan ini, Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid berinteraksi bersama pelajar setempat dengan memberikan pengetahuan umum tentang Indonesia, pemberian bantuan alat pendidikan, perlengkapan olah raga, serta memperkenalkan permainan tradisional Indonesia yang biasa dilombakan saat peringatan 17 Agustus di tanah air.

Hampir seribu pelajar yang bersekolah di Madrasah tersebut sangat antusias saat para Prajurit Garuda TNI memperkenalkan Indonesia dan menggelar permainan tradisional seperti lomba kelereng, balap karung, hingga pertandingan voli antara guru madrasah dengan para Prajurit Garuda.

Prajurit Garuda saat memberikan pengetahuan umum tentang Indonesia pada para pelajar di Madrasah Al Saheed Alzebeir, di Darfur Barat, Sudan Afrika, Senin (10/8)
Prajurit Garuda saat memberikan pengetahuan umum tentang Indonesia pada para pelajar di Madrasah Al Saheed Alzebeir, di Darfur Barat, Sudan Afrika, Senin (10/8)

Dikatakan oleh Ahmad Zakarian Abdullah seorang guru sejarah di Madrasah tersebut, ini merupakan pertama kalinya Pasukan Perdamaian PBB datang ke Madrasah Syahid dan menggelar begitu banyak kegiatan edukatif dengan para murid disini. “Kami sangat senang, dan murid-murid disini antusias dengan kedatangan anda semua, dan terimakasih untuk bantuan yang diberikan, itu akan sangat bermanfaat bagi madrasah kami”, katanya.

Keramahan dan kedekatan Prajurit Garuda di Darfur dengan pelajar lokal, saat pelaksanaan kunjungan di Madrasah Al Saheed Alzebeir, Senin (10/8), di Darfur Barat, Sudan Afrika.
Keramahan dan kedekatan Prajurit Garuda di Darfur dengan pelajar lokal, saat pelaksanaan kunjungan di Madrasah Al Saheed Alzebeir, Senin (10/8), di Darfur Barat, Sudan Afrika.

Selain melaksanakan kunjungan ke sekolah di Darfur sebagai rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI, rencananya Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid juga akan melaksanakan pengobatan massal, peresmian Pompa Air di tiga titik di wilayah El Geneina Darfur yang di bangun oleh Pleton Zeni Satgas, serta puncaknya Upacara 17 Agustus yang akan diikuti oleh perwakilan seluruh Troop Contributing Country (TCC) yang tergabung pada misi United Nations Mission In Darfur, di Sektor Barat Darfur Sudan Afrika.

Pelajar di Madrasah Al Saheed Alzebeir saat berpartisipasi ikut lomba tradisional Indonesia, Senin (10/8).
Pelajar di Madrasah Al Saheed Alzebeir saat berpartisipasi ikut lomba tradisional Indonesia, Senin (10/8).

Seusai pelaksanaan kegiatan tersebut, Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo mengatakan bahwa digelarnya kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk memenangkan hati masyarakat lokal serta mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. “To win the hearts and minds of the local people adalah kunci keberhasilan pada pelaksanaan misi pasukan perdamaian”, tandas Dansatgas Indobatt. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.