Jumat, 5 Juni 20

Jelang BBM Subsidi Naik, Rupiah Menguat Tipis

Jelang BBM Subsidi Naik, Rupiah Menguat Tipis

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi seiring dengan menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.206 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 11 poin dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp12.217 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.12.183 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.175 per USD dan terlemah di level Rp12.211 per USD.

Data Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.217 per USD. Posisi tersebut menguat 4 poin dibanding posisi penutupan Jumat (14/11/2014) di Rp12.221 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.193 per USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.191 per USD.

Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp12.237 per USD, dengan kisaran harian Rp12.190-Rp12.260 per USD. Posisi tersebut melemah 20 poin dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.217 per USD.

Adapun IHSG pada awal perdagangan pekan ini berhasil ditutup balik arah menguat (rebound) di tengah terkoreksinya bursa Asia. IHSG ditutup naik tipis ke 5.053,94

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,43 triliun dengan 4,20 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp439,33 miliar. Tercatat 162 saham naik, 149 saham melemah dan 88 saham stagnan.

Related posts