Selasa, 24 Mei 22

Diskusi Film di ISBI Bandung Jelang Penghargaan AFI 2015

Diskusi Film di ISBI Bandung Jelang Penghargaan AFI 2015

Bandung, Obsessionnews – Menjelang Anugerah Film Indonesia (AFI) 2015 Kemendikbud mengelar diskusi Film di kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI)Bandung, Jumat kemarin (18/9).

Menurut Kepala Bidang Apresiasi & Penghargaan Film Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud M. Sanggupri Diskusi film ini merupakan salah satu kegiatan dari AFI yang digagas Kemendikbud dengan tujuan memperluas kecintaan masyarakat terhadap film Indonesia dan demi perkembangan film di Indonesia.

Diskusi Film bertajuk, “Daya Budaya Sinema Indonesia” merupakan kerjasama ISBI dengan Kemendikbud. Selain dihadiri M. Sanggupri, turut hadiri para pembicara, Benny Yohanes, dan Sudibyo JS.

Acara tersebut menurut Sanggupri juga bertujuan membangun strategi budaya melalui sinema demi memperkuat karakter bangsa. Sanggupri menambahkan puncak AFI dijadwalkan 24 Oktober 2015 di Benteng Rotterdam Makassar.

Menurutnya, AFI sudah berlangsung empat kali dimulai tahun 2012-2015 diantaranya di Jakarta dan Medan. “Nanti itu ada dewan Juri yang akan dihadirkan oleh AFI 2015 diantaranya, Sosiolog Budi Irawanto, Budayawan ST Sunardi, Penulis Skenario Armantono, Sutradara Otty Widasari, Sutradara Panji Wibowo, Pengamat Film Yan Wijaya dan Psikolog Tika Bisono.

Sanggupri menjelaskan, sejumlah kategori penghargaan utama yang akan diperebutkan di AFI 2015 diantaranya, Apresiasi Film Fiksi Panjang, Fiksi Anak, Fiksi Pendek Kategori Umum, Fiksi Pendek Kategori Pelajar, Dokumenter Kategori Umum, Dokumenter Kategori Pelajar, Film Biografi, Festival Film, Kritik Film, Poster Film, Komunitas Film, Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan Formal, dan Apresiasi Untuk Media Cetak.

Sementara itu kategori Penghargaan Inspiratif, diantaranya Apresiasi Adi-Karya, Adi-Insani, dan Kajian Akademik Tentang Film. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.