Selasa, 20 Agustus 19

Janji Demokrat Sebagai Partai Terakhir, Ruhut Kini Berseragam PDI-P

Janji Demokrat Sebagai Partai Terakhir, Ruhut Kini Berseragam PDI-P
* Ruhut berseragam PDI-P. (Foto: Tribun)

Sanur, Obsessionnews.com – Lama tak terlihat di layar televisi, Ruhut Sitompul tiba-tiba muncul mengenakan baju PDI-P pada acara Kongres V di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur. Kedatangan mantan politisi Partai Demokrat itu langsung menjadi pusat perhatian sejumlah kader PDI-P.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Megawati, saya diterima. Saya cukup loyalis di PDIP. Saya di mana saja pasti loyalis,” kata Ruhut di arena Kongres V PDI-P, Kamis (8/8/2019).

Ruhut mengatakan, dirinya punya keterikatan sejarah dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu. Banyak keluarganya dulu menjadi kader Partai Nasional Indonesia yang merupakan cikal bakal PDIP. Ia juga menyebut telah ditawari menjadi kader banteng sejak tiga tahun lalu.

“Saya di mana saja total kok. Saya di Golkar total,di Demokrat total, saya di PDIP pasti lebih total,” kata Ruhut mengenang awal kariernya di Partai Golkar.

Dalam kesempatan itu Ruhut merasa politisi paling beruntung karena langkah kutu loncatnya berpindah- pindah partai diterima oleh partai yang menerimanya.

Dua partai terdahulunya, kata dia, pernah menjadi partai pemenang pemilu, dan kini tempatnya berlabuh PDI-P menjadi partai pemenang dua kali berturut-turut.

“Saya masuk PDI-P yang sudah menang semakin mantap dong,” ujarnya.

Saat ini Ruhut berani mengatakan total menjadi kader PDI-P. Namun jika kembali ke belakang, Ruhut pernah berjanji tidak akan masuk partai lagi, ia ingin berkarier secara independen. Ruhut menegaskan Demokrat sebagai partai terakhirnya.

“Demokrat memang bukan partaiku yang pertama, tapi partaiku yang terakhir,” kata Ruhut saat dihubungi, Senin (22/8/2016).

Ruhut awalnya adalah politikus Partai Golkar, lalu pindah ke PD. Dia tak mau loncat ke parpol lain kalaupun akhirnya dipecat PD. Ruhut dipecat karena sikapnya yang mendukung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di Pilgub DKI.

“Aku akan sama dengan Ahok, tokoh independen. Aku nggak mau pindah partai, Demokrat terakhir,” ujarnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.