Sabtu, 27 November 21

Jangan Nilai Negatif, Ternyata Sampah Plastik Hasilkan Rp2,2 Triliun

Jangan Nilai Negatif, Ternyata Sampah Plastik Hasilkan Rp2,2 Triliun
* Pengepul sampah plastik.

Jakarta,  Obsessionnews.com – Sampah plastik hingga saat ini dipandang menjadi penyebab terjadinya banjir, akibat pembuangan sampah plastik yang sembarangan. Namun disisi lain perekonomian dari sampah plastik ini terjadi pertumbuhan positif.

Zainal Abidin dari Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri institute teknologi bandung (ITB) mengatakan, konsumsi plastik masyarakat Indonesia saat ini mencapai 15 kilogram (Kg) per orang dalam setahun.

“Jadi kalau nilai ekonominya kita bisa hitung dengan konsumsi per orang 15 Kg per orang per tahun dikali jumlah penduduk sebanyak 250 juta dan kemudian kali Rp 600 (total Rp 2,2 triliun) itu jumlahnya,” kata Zainal  beberapa waktu lalu.

Zainal menjelaskan, sampah plastik yang dikumpulkan pemulung ini akan dibagi menjadi 3 atau 5 kelompok dan dijual ke pengepul selanjutnya. Pengepul selanjutnya akan membagi sampah plastik ke 25 kelompok dan menjual ke pengepul selanjutnya dengan harga Rp 1.500 per kilogram.

“Kemudian pengepul selanjutnya diolah lagi, dipilah lagi dan dijual hingga Rp 7.000 per Kg ke pabrikan sebagai bahan baku lagi. Ini dari sampah plastik saja mempekerjakan ratusan orang dari sampah itu saja,” tegasnya.

Menurutnya sampah plastik tidak menjadi masalah jika pemerintah bisa mengelola dengan sistem yang baik.

“Pemerintah lebih baik memperbaiki sistem dan masyarakat dilatih atau diberi pendidikan agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan begini kan masyarakat bisa tenang dan industri plastik juga bisa hidup,” tutupnya.(Mrd/Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.