Senin, 18 Oktober 21

Jamkrindo Bantu LPDB Percepat KUMKM Dapat Dana Bergulir

Jamkrindo Bantu LPDB Percepat KUMKM Dapat Dana Bergulir
* Direktur Bisnis Penjaminan Perum Jamkrindo, Amin Mas'udi melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama dengan Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo.

Surabaya, Obsessionnews.com – Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) bertekad membantu Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) untuk mengembangkan KUMKM yang usahanya feasible (layak) tetapi tidak bankable dalam hal memberikan penjaminan kepada pengusaha UMKM agar lebih layak mendapatkan pembiayaan dari institusi Keuangan.

Hal ini ditegaskan Direktur Bisnis Penjaminan Perum Jamkrindo, Amin Mas’udi saat penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Perum Jamkrindo dengan LPDB-KUMKM tentang Penjaminan Pinjaman (Kafalah Pembiayaan) Langsung dan Tidak Langsung Kepada KUMKM, bertempat di Hotel Garden Palace, Surabaya, Jumat malam (19/1/2018).

Dalam kesempatan itu Amin Mas’udi didampingi segenap kepala divisi dan kantor wilayah Jamkrindo, sedangkan Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, didampingi Direktur Pembiayaan Syariyah LPDB-KUMKM, Jaenal Aripin.

“Sekarang ini dilakukan perianjian kerjasama yang merupakan serangkaian langkah kelanjutan dari MoU sebelumnya. Masih ada langkah panjang lagi yang harus dilakukan dengan cepat sehingga juknisnya segera jadi dan kita eksekusi bersama,” kata Amin.

Direktur Jamkrindo mengatakan, tindak lanjut perjanjian kerjasama tersebut untuk membantu KUMKM agar bagaimana bisa mengakses pembiayaan dengan cepat dan aman.

“Penandatangan perjanjian kerjasama ini sekaligus merupakan perjanjian era baru yang dilakukan di depan lembaga KUMKM dengan lembaga pembiayaan,” jelas dia.

“Ini ke era penjaminan sesungguhnya. Petugas lapangan dituntut untuk bekerja cepat. Kita yang di kantor membantu teman-teman di cabang membuat analisa,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, Jamkrindo juga bekerja sama dengan Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri untuk mengecek keaslian KTP serta data keluarganya, dan lain sebagainya. “Jadi, ada tool baru, Jamkrindo dan LPDB bisa menyusun standar analisa baru untuk digunakan oleh semua pihak,” pungkasnya.

Menurut Amin, dalam menghadapi permasalahan KUMKM dibutuhkan peran semua pihak untuk pertumbuhan KUMKM Nasional, kehadiran perusahaan penjaminan kredit membantu serta menjadi pendamping KUMKM dalam mengakses pembiayaan dan pinjaman kepada perbankan/institusi keuangan.

Ia mengatakan, bahwa perjanjian kerjasama ini akan mampu memberikan kemudahan dari aspek perkuatan modal bagi KUMKM berbasis konvensional dan syariyah. Degan kerjasama ini, jelasnya, juga memberikan kesempatan dan peran bagi LPDB-KUMKM untuk memanfaatkan jumlah outlet/jaringan Jamkrindo guna meraih potensi pengembangan UMKM seluruh Indonesia.

“Pelaksanaan kerjasama ini merupakan bentuk sinergi untuk mendukung para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” jelas Direktur Jamkrindo.

Ia menambahkan bahwa kerjasama penjaminan langsung dan tidak langsung kepada Koperasi dan UMKM antara Jamkrindo dan LPDB-KUMKM adalah tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang sudah ditandatagani sebelumnya baik untuk penjaminan pinjaman konvensional dan juga kafalah pembiayaan kafalah syariyah.

Sementara itu, Braman Setyo menegaskan, pihaknya akan akan bekerja keras dan cepat untuk menuntaskan hal tersebut. “Diharapkan akhir bulan (Januari) ini bisa selesai,” ucapnya.

Braman mengakui, kerjasama ini tentunya suatu momentum sangat berat bagi LPDB, dan menjadikan LPDB sebagai lembaga inklusif. “Ini momentum perubahan dari LPDB karena masih awam dengan penjaminan tersebut,” papar Dirut LPDB-KUMKM.

Ia mengungkapkan, dulu LPDB sebagai manajemen negara, berjalan sendiri. “Tapi sejak saya dilantik jadi Dirut LPDB, saya ajak direksi lakukan perubahan. Yang dulu eksklusif, sekarang jadi inklusif,” tandas Braman.

Menurutnya, perjanjian kerjasama ini akan membuka bagi Koperasi dan UMKM untuk dapat pelayanan pembiayaan yang lebih cepat. Apaladi, Jamkrindo memiliki 54 cabang di Indonesia dengan 14 kantor unit pelayanan.

“Kami juga akan membuat pengembangan informasi melalui financial technology. Dengan ditandatangani perjanjian kerjasama ini, pedoman kerjanya harus segera diselesaikan,” harapnya.

Ditegaskan pula, kerjasama dengan Jamkrindo ini bisa dilakukan perbaikan tata kelola dari LPDB. Braman juga setuju dengan pihak Jamkrindo yang menjadikan pelayanan dan penjaminan kepada KUMKM berjalan dengan cepat dan aman.

“Untuk penjaminan di depan, ini praktik penjaminan yang sesungguhnya. Ini model era baru, saya sangat setuju sekali. Dulu di belakang, sehingga tidak langsung,” ungkapnya.

Dengan model seperti sekarang ini, tegas Braman, LPDB punya tiga misi. Pertama, sukses dalam penyaluran dana bergulir lebih cepat. “Jamkrindo sekarang mitra strategis sehingga bisa tentukan apakah UMKM dan Koperasi bisa ditentukan kualitasnya sehingga kita bisa lakukan pemilihan (penerima dapat bergulir),” bebernya.

Kedua, ketika KUMKM mendapatkan dana bergulir bisa dilakukan peningkatan, asetnya semakin besar. “Sehingga dengan LPDB, bisa tingkatkan PDB nasional. Dan bisa dihitung berapa sumbangan nasional dari LPDB,” tuturnya.

Ketiga, lanjutnya, bagaimana bisa percepat pengembalian pinjaman dengan sukses. Selama ini pelaku usaha feasible (layak) tetapi tidak bankable (penuhi persyaratan bank). “Kini, penjaminan tidak beratkan pelaku usaha,” tambahnya.

Ia punmenegaskan, LPDB harus mengandeng semuanya seperti dengan Jamkrindo dan Koperasi daerah. “Karena koperasi daerah yang lebih tahu. Dulu kita cari sendiri sehingga kesulitan karena tidak tahu cabang di setiap kota,” kata Dirut LPDB. (Ars)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.