Jumat, 13 Desember 19

Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Tingkatkan Konektivitas ke Danau Toba

Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Tingkatkan Konektivitas ke Danau Toba
* Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Foto: Kementerian PUPR)

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Hadi Sucahyono menuturkan, dengan dibangunnya
Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dapat memperbanyak aksesabilitas ke Danau Toba, sehingga para wisatawan mempunyai banyak pilihan jalur transportasi, mulai dari moda transportasi udara, laut dan darat.

“Nantinya untuk ke Danau Toba bisa melalui dua bandara yang ada, yakni Kualanamu di Medan dan Silangit. Dengan adanya jalan tol dari Medan, dapat menghidupkan perekonomian daerah yang dilalui hingga Parapat, wisatawan mungkin mau lihat sesuatu di Tebing Tinggi,” tandasnya.

Hadi menambahkan saat ini Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan preservasi dan pelebaran jalan lingkar Pulau Samosir sepanjang 145,9 Km. Dengan penyelesaian pekerjaan jalan tersebut, para wisatawan juga memiliki pilihan jalur transportasi darat untuk menuju ke Pulau Samosir dari Silangit. Selama ini, akses utama untuk menuju ke Danau Toba dan Pulau Samosir dari arah Medan adalah melalui Parapat dan menyeberang dengan menggunakan fery.

Menurutnya, selain akan mempercepat waktu tempuh dari Medan ke Danau Toba, jalan tol ini juga dibarapkan akan memacu pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara, termasuk sektor ekonomi Pelabuhan Kuala Tanjung dan pariwisata tujuan Danau Toba yang dapat ditempuh dengan waktu cepat.

Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,5 Km merupakan lanjutan dari Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 Km. Sebelumnya jalan tol Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi telah selesai dan terhubung dengan jalan tol Belawan—Medan—Tanjung Morawa (Belmera).

Pembangunan jalan tol ini ditugaskan kepada PT Hutama Karya. Selanjutnya PT Hutama Karya bersama PT Jasa Marga dan anak perusahaan PT Waskita Karya, yaitu PT Waskita Toll Road membentuk BUJT, yakni PT Hutama Marga Waksita dan ditargetkan beroperasi pada 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun. Pembangunannya membutuhkan biaya investasi sekitar Rp 13,4 triliun, termasuk untuk biaya konstruksi sebesar Rp 9,6 triliun.

Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat terdiri dari enam seksi yaitu Seksi 1 Tebing Tinggi- Inderapura (20,4 km), Seksi 2 Inderapura – Kuala Tanjung (15,6 km), Seksi 3 Tebing Tinggi – Serbelawan (30 km), Seksi 4 Serbelawan – Pematang Siantar (28 km), Seksi 5 Pematang Siantar – Seribudolok (22,3 km), Seksi 6 Seribudolok – Parapat (16,7 km).

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.