Minggu, 26 Juni 22

Jalan Tol Gempol-Pasuruan Untungkan Sektor Pariwisata

Jalan Tol Gempol-Pasuruan Untungkan Sektor Pariwisata
* Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Jumat (22/6). (Foto: Biro Pers Setpres)

Jakarta, Obsessionnews.com – Jalan tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (22/6/2018), bakal menguntungkan sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai jalan tol Gempol-Pasuruan tersebut sebagai bentuk konkret keseriusan dan komitmen Presiden Jokowi dalam membangun pariwisata secara total. Semua lini  dan semua ruang diorkestrasi untuk memperkokoh pondasi soliditas pariwisata. Jika Chief Executive Officer (CEO) negara ini sudah mengarahkan haluan ke sektor pariwisata, Arief makin yakin atmosfer itu akan semakin cepat terwujud.

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Kementerian Pariwisata/Faceebook)

“Terima kasih Pak Presiden. Ini merupakan bentuk Indonesia Incorporated dalam memajukan pariwisata Indonesia. Karena dengan akses yang semakin baik maka pergerakan wisatawan akan semakin mudah dan nyaman. Dampaknya pasti akan signifikan bagi pariwisata Indonesia,” tutur Arief Yahya seperti dikutip Obsessionnews.com dari laman Facebook Kementerian Pariwisata, Sabtu (23/6/2018).

Aksesibilitas jalur darat di Pulau Jawa makin mumpuni setelah Presiden Jokowi meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Jumat (22/6).

Dengan jalan tol sepanjang 20,5 km tersebut, aksesibilitas jalur darat di Jawa makin terbuka lebar. Pasalnya Jalan Tol Trans Jawa yang terhubung dari Merak hingga Banyuwangi makin mendekati penyelesaian.

Dengan diresmikannya Tol Gempol – Pasuruan, total ruas tol yang telah terhubung dari Merak sampai Pasuruan adalah 920 km. Dimana 607 km telah beroperasional. Sedangkan sisanya sepanjang 313 km akan beroperasional pada akhir Desember 2018.

“Kita harapkan akhir tahun ini Merak – Pasuruan sudah rampung, selesai, seperti yang tadi sudah disampaikan Menteri PU. Kemudian dilanjutkan lagi ke Banyuwangi, kita harapkan 2019 juga Insya Allah selesai, rampung. Merak-Banyuwangi selesai,” ucap Presiden.

Presiden menuturkan, sampai saat ini ruas tol Merak sampai Pasuruan secara umum sudah bisa dilalui. Meskipun masih ada yang bersifat fungsional karena masih adanya konstruksi bangunan. Presiden pun berharap pembangunan tol ini bisa meningkatkan mobilitas orang maupun barang.

“Kita berharap dengan adanya jalan tol ini mobilitas orang, mobilitas barang, distribusi logistik, kemudian biaya logistik akan menjadi lebih murah karena bisa lebih cepat,” lanjutnya.

Selain itu, Presiden mengatakan bahwa pembangunan tol juga harus terintegrasi dengan titik-titik pertumbuhan ekonomi. Mulai dari kawasan industri, pelabuhan, hingga pariwisata.

“Ini yang ingin kita integrasikan semua. Jadi jalan tol itu dibangun betul-betul berguna, betul-betul bermanfaat maksimal baik untuk dunia usaha, dunia pariwisata, dunia industri, baik juga untuk kawasan-kawasan pelabuhan yang juga sebagian sudah kita ekspansi,” imbuhnya.

Terkait tarif tol, Presiden menyatakan akan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan para investor. Baik itu BUMN maupun pihak swasta.

“Jadi ini kan investasi, dikerjakan oleh investor baik oleh BUMN maupun oleh swasta. Oleh sebab itu penentuan tarif jalan tol itu harus berbicara dengan mereka,” ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan, tarif tol harus memberikan keuntungan untuk semua pihak. Baik pihak investor, terlebih lagi masyarakat. Sekaligus dengan tarif yang terjangkau.

“Kita tidak ingin investor dirugikan. Kita ingin investor diuntungkan, tapi kita juga ingin masyarakat juga diuntungkan. Artinya nanti dengan kecepatan mobilitas barang, distribusi logistik, distribusi barang, kita harapkan ya logistik akan jatuh lebih murah karena bisa lebih cepat. Saya kira semua negara membangun infrastruktur itu arahnya ke sana semuanya,” pungkasnya.

Saat peresmian, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (arh)

 

Baca Juga:

NTT Akan Kembali Gelar Parade 1.001 Kuda Sandelwood

Destinasi Wisata NTT Favorit bagi Wisman

Waroeng Kemarang yang Keren Dukung Pariwisata Banyuwangi

Ridwan Hisjam Optimis Sektor Pariwisata Indonesia Terus Meningkat

Hasanah Halal Travel Fair, Upaya BNI Syariah Populerkan Pariwisata Indonesia

Ridwan Hisjam: Pariwisata Malang Berani Bersaing dengan Negara Luar

Best Achiever In Ministry Arief Yahya (Menteri Pariwisata RI)

Jelajahi Keindahan Destinasi Wisata Cilegon Saat Libur Lebaran

Tiap Hari Sekitar 100 Ribu Wisatawan Kunjungi Makam Sunan Ampel

Wisata Bahari Targetkan 4 Juta Wisatawan

5 Tempat Wisata di Hongkong Wajib Diserbu untuk Musim Panas yang Ceria

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.