Senin, 13 Juli 20

Jaksa Agung Beri Arahan Soal The New Normal

Jaksa Agung Beri Arahan Soal The New Normal
* Jaksa Agung RI Burhanuddin sedang memberi arahan ke jajarannya melalui vicon. (Foto: Dok Kejagung)

Jakarta, Obsessionnews.comJaksa Agung RI Burhanuddin mengadakan halal bil halal dalam rangka merayakan idul fitri 1441 H sekaligus memberikan arahan kepada seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) beserta jajaran di bawahnya yang dilaksanakan melalui sarana vicon (video conferen) mengenai persiapan penerapan “Tatanan Kehidupan Baru” atau The New Normal Life.

Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan bahwa untuk mempertahankan jalannya roda perekonomian negara dan keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara Indonesia, pemerintah sedang mempersiapkan penerapan norma atau tatanan kehidupan baru dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 yang diperkirakan paling cepat bulan Desember 2020 baru menurun penyebarannya.

Menurut Burhanuddin penerapan norma kehidupan baru bukan dimaksudkan untuk melonggarkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), justru dimaksudkan untuk mendisiplinkan aturan PSBB itu sendiri.

“Masyarakat harus lebih bisa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat harus segera beradaptasi dengan norma kehidupan baru yang harus menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menggenakaan masker, kerja dan sekolah online serta komunikasi virtual,” ujarnya dalam vicon, Rabu (27/5/2020).

Burhanuddin juga sempat melakukan dialog interaktif dengan beberapa Kejati dan Kejari dari beberapa daerah. Dia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh insan Adhyaksa yang sudah dan tetap melaksaanakan tugas dengan baik serta tidak melaksanakan mudik sebagai bentuk peran aktif dalam percepatan penanganan Covid-19.

“Salam untuk seluruh insan Adhyaksa dan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H mohon maaf lahir dan batin, Seluruh insan Adhyaksa harus tetap waspada dan tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangannya dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan tentang upaya pencegahan penyebaran dan penanggulanan Covid 19 guna mendukung penerapan norma atau tatanan kehidupan baru yang akan dijalankan oleh Pemerintah,” ucapnya.

Vicon yang dilangsungkan dari ruang rapat Jaksa Agung (Kejagung) RI difasilitasi oleh Pusat Data Statistik Kriminalistik dan Teknologi Informamsi (Pusdaskrimti) ini diisi juga dengan pengarahan dari Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Muladi dan Para Jaksa Agung Muda tentang bagaimana tetap menjalankan tugas dan fungsi serta kewenangan Kejaksaan di masa Pandemi Covid-19 dari masing-masing bidang yang dimulai dari bidang Intelijen yang disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S Maringka.

Pengarahan selanjutnya disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono yang pada pokoknya pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum di bidang tindak pidana khusus harus tetap berjalan walaupun harus tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protocol kesehatan.

“Dan sebagian pelaksanaan tugas dilaksanakan dengan cara virtual atau on line dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya,” ucap Ali.

Berikutnya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Sunarta juga menjelaskan, pelaksanaan tugas dan fungsi bidang tindak pidana umum harus tetap dilaksanakan karena menyangkut hak dan kewajiban hukum para pencari keadilan, di mana sampai dengan sekarang sudah puluhan ribu kali sidang virtual dilaksanakan oleh jajaran tindak pidana umum seluruh Indonesia.

“Dengan berbagai permasalahan dan kendala kendati sidang online tersebut sudah ada Nota Kesepahaman antara Kejaksaan, Mahkamah Agung, dan Kementerian Hukum dan HAM RI,” ujar Sunarta.

Sementara itu, dari bidang perdata dan tata usaha negara (datun) Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Ferry Wibisono menjelaskan, pelaksanaan tugas dan fungsi datun dimasa pandemi Covid-19 ini lebih banyak tentang pendampingan hukum refocusing anggaran Covid-19.

Namun ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan dan tidak kalah penting adalah pelaksanaan kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dalam masa pandemic Covid-19, seperti pemberian kredit khusus, pelaksanaan kegiatan program pra kerja, pelaksanaan bantuan langsung dan program pemerintah lainnya yang pada pokoknya rawan terhadap penyimpangan dan penyeleweangan.

“Oleh karenanya, Kejaksaan harus mengadakan operasi pencegahan yang dilaksanakan oleh bidang intel dan datun sebagaimana telah diatur dalam SEJA Nomor 7 Tahun 2020 sebagai fungsi prefentif dan penegakan hukum harus tetap dijalankan terhadap penyimpangan dan penyelewengan apapun kegiatan dan program dalam rangka penanggulangan pandemic Covid-19 oleh bidang tindak pidana khusus sebagai fungsi represif,” ujar Ferry.

Pada kesempatan itu Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono juga menyampaikan, pandemi Covid-19 telah memunculkan norma kehidupan baru yang harus diikuti jika kehidupan ingin tetap berjalan, termasuk di dalamnya kegiatan yang menyangkut kedinasan di Kejaksaan RI.

“Roda organisasi harus tetap berjalan dan dengan telah diterbitkan beberapa surat keputusan tentang mutasi dan promosi  harus tetap dijalankan sesuai aturan, dimana bisa dilaksanakan secara langsung dengan tetap memperhatikan protkol kesehatan dan bisa dilaksanakan virtual atau online dengan mempedomani SEJA Nomor 9 Tahun 2020,” ujar Bambang.

Selanjutnya dalam kesempatan itu Jaksa Agung Muda Pengawasan M. Yusni mengingatkan kembali pelaksanaan Surat Edaran Jaksa Agung RI Nomor 12 Tahun 2020 tanggal 11 Mei 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Pegawai di Lingkungan Kejaksaan RI Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Di mana disinyalir masih banyak pegawai Kejaksaan RI yang melanggar SEJA.

“Oleh karena itu diminta kepada para Asisten Pengawasan Kejati seluruh Indonesia untuk mengdata dan melaporkan pegawai yang melanggar larangan mudik dan melakukan pemeriksaan jika tidak cukup alasan sesuai kriteria yang dibolehkan dalam dalam SEJA,” ujarnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.