Selasa, 21 September 21

Jaksa Agung Belum Jadwalkan Eksekusi Mati Serge

Jaksa Agung Belum Jadwalkan Eksekusi Mati Serge

Jakarta, Obsessionnews – Perkembangan terpidana mati asal Prancis, Serge Areski Atlaoui yang tersangkut kasus narkoba, putusannya belum diterima oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera ditindak lanjuti eksekusi hukuman matinya.

“Putusannya belum kita terima. Eksekusi nanti lah,” ujar Jaksa Agung, HM Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Seperti diketahui, Sidang gugatan dari terpidana mati asal Perancis, Serge Areski Atlaoui digelar oleh PTUN pada Senin (22/6/2015) yang dipimpin langsung oleh hakim ketua Ujang  Abdullah.

Gugatan Serge itu ditolak oleh PTUN, yakni dengan Keppres grasi yang  merupakan hak prerogratif presiden dan tidak bisa diganggu gugat. Hal tersebut diapresiasikan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Serge yang divonis hukuman mati karena terbukti menjadi peracik ekstasi di pabrik ekstasi terbesar di Asia dan nomor tiga dunia di Serang, Banten. Total ada sembilan orang dalam kasus itu yang dipidana mati.

Mereka adalah Benny Sudrajat dan Iming Santoso asal Indonesia, Zhang Manquan, Chen Hongxin, Jian Yuxin, Gan Chunyi, dan Zhu Xuxiong asal Tiongkok, Nicholas Garnick Josephus Gerardus asal Belanda, dan Serge.

Serge tercatat sebagai warga negara Perancis dengan pekerjaan sebagai tukang las, beralamat di Prinses Margriehan 16 1934 El Egmond/Hoef Holland. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.