Selasa, 7 Juli 20

Jakarta Humanity Festival 2020 Angkat Isu Kemanusiaan

Jakarta Humanity Festival 2020 Angkat Isu Kemanusiaan
* Dompet Dhuafa menyelenggarakan Jakarta Humanity Festival 2020. (Foto: Edwin B/OMG))

Jakarta, Obsessionnews.com – Kegiatan kerelawanan tidak terbatas umur dan status sosial. Siapa pun bisa melakukan kegiatan tersebut, terlebih para pemuda. Mengingat pemuda memiliki semangat, idealisme dan rasa penasaran yang tinggi. Oleh karena itu, banyak pemuda yang ingin bergabung dalam kegiatan kerelawanan dengan berbagai motivasinya.

Untuk mendukung upaya pengembangan potensi pemuda Indonesia, Dompet Dhuafa menginisasi acara yang merangkum kegiatan kerelawanan, kepedulian lingkungan dan pendidikan bertajuk Jakarta Humanity Festival (Jakhunfest). Gelaran yang memasuki periode kedua tersebut berlangsung di M Bloc Space, Jakarta pada Minggu (26/1/2020).

Ketua Program Humanesia 2019-2020 Dompet Dhuafa, Muhammad Ikhsan mengungkapkan bahwa adanya Jakhumfest merupakan puncak dari kampanye bulan kemanusiaan Dompet Dhuafa yang dikemas dalam tajuk Humanesia.

“Melalui Acara Jakarta Humanity Festival 2020 ini, merupakan ajang para milenial untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan dan isu kemanusiaan. Perpaduan antara talkshow,  workshop,  bazaar dan musik kami gabungkan untuk mengampanyekan aksi tersebut bagi para milenial untuk turut memeriahkan acara tersebut,” jelas Muhammad Ikhsan.

Jakarta Humanity Festival merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa sebagai semangat berbagi di penghujung Bulan Kemanusiaan yang turut didukung oleh Wardah dan Tokopedia Salam. Hal tersebut tidak lepas dari femomena meningkatnya perhatian milenial terhadap berbagai isu kemanusian maupun bencana di Indonesia.

Kampanye kebaikan yang berlangsung sejak akhir tahun lalu tersebut, menyerukan gerakan untuk berbagi kepada sesama yang tengah dirundung kesusahan maupun bencana.

Selain mengampanyekan program isu kemanusiaan dan lingkungan, untuk menggugah masyarakat, khususnya generasi milenial, agar peduli terhadap lingkungan. Tak hanya itu, di awal tahun, ratusan keluarga di Lebak, Banten, tak tahu kemana lagi harus pulang. Rumah satu-satunya tersapu banjir bandang.

Semua sajian di Jakhumfest kali ini, memberlakukan tiket donasi seharga Rp 50.000. Hasil penjualan tiket donasi juga sepenuhnya akan disalurkan untuk program kemanusiaan Dompet Dhuafa seperti Rumah Tetap untuk Palu dan Lebak, Banten, serta program lainnya.

Sejak tahun 2019, Jakhumfest pertama kali digelar dengan mengajak para milenial untuk lebih peduli pada isu-isu sosial, kemanusiaan, dan lingkungan melalui berbagai aktivitas.

“Semangat Jakhumfest sendiri adalah untuk mewadahi semangat muda para milenial atas kepedulian terhadap sesama. Sehingga,  dari gelaran tersebut,  dapat tercipta arus baru kebaikan. Di festival tersebut, kami hadirkan rangkaian kegiatan yang sangat dekat dengan milenial. Pemilihan tempatnya juga yang tengah hits. Semoga terhibur dan menggerakkan semangat berbagi kawula muda dalam kemeriahan gelaran Jakhumfest,” tandas Taufan Yusuf Nugroho, selaku ketua pelaksana Jakhumfest tahun ini.

Pada acara tersebut, Dompet Dhuafa mengisinya dengan Humanitalk, Workshop, Bazaar Prelove, dan Sound of Humanity. Sejumlah musisi dan pembicara, akan memeriahkan puncak dari bulan kemanusiaan tersebut.

Navicula, V1MAST dan Chiki Fawzi, didapuk mengisi kemeriahan panggung Sound of Humanity. Kemudian Swietenia Puspa, Dila Hadju, Dhiti Sofia, Marsya Nurmaranti, Syamsul Ardiansyah, Adhe Indra Saputra dan Benny, akan mengupas bicang hangat Humanitalk dalam isu lingkungan, kebencanaan, serta kerelawanan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.