Minggu, 25 September 22

Jahja Setiaatmadja: Digitalisasi Belum Bisa Gantikan Transaksi Fisik

Jahja Setiaatmadja: Digitalisasi Belum Bisa Gantikan Transaksi Fisik
* Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Jahja Setiaatmadja. (Foto: Fikar/OMG)

Jakarta, obsessionnews.comPresiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Jahja Setiaatmadja meyakini bahwa digitalisasi belum bisa menggantikan transaksi fisik dan uang tunai. Hal itu disebabkan kebutuhan uang tunai di masyarakat Indonesia masih tinggi.

“Kebutuhan akan uang tunai di masyarakat kita masih tinggi dan Indonesia belum bisa menjadi cashless society atau masyarakat non-tunai. Digital itu belum bisa me-replace secara langsung kebutuhan uang tunai,” ujar Jahja dalam webinar Banking Outlook 2021 di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, kebutuhan dan transaksi bisnis pun bertambah. Ini membuat kebutuhan akan uang tunai bakal naik. Pasalnya, masih banyak pedagang kecil atau UKM yang belum siap dengan sistem digital.

“Memang Bank Indonesia (BI) telah menyediakan infrastruktur cashless lewat QRIS. Namun, dibutuhkan waktu untuk mengimplementasikan infrastruktur untuk para pedagang cilik,” ungkapnya.

Maka dari itu, masih banyak tantangan yang menghadang fully digital bank di Indonesia. Tantangan lainnya adalah ongkos penarikan uang tunai. Karena fully digital bank tidak memiliki kantor cabang, maka harus disiapkan infrastruktur ATM.

“Tidak masalah kalau perusahaan bisa menyediakan ATM sendiri sehingga tidak ditarik biaya transaksi. Tapi kalau pakai infrastruktur bersama dan biaya per penarikan Rp6.500, nasabah bisa boncos, kalau saldo Rp400 ribu, 5-6 kali transaksi waduh bonyok itu. Ini hal kecil tapi tolong dipikirkan kalau mau mengembangkan bank digital,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.