Sabtu, 4 Desember 21

Jaga Stabilitas Makro Ekonomi, BI Longgarkan Kebijakan Makro Prudensial

Jaga Stabilitas Makro Ekonomi, BI Longgarkan Kebijakan Makro Prudensial
* Gedung Bank Indonesia.

Jakarta, Obsessionnews.com – Untuk menjaga stabilitas makro ekonomi terus berlanjut, Bank Indonesia (BI) melakukan pelonggaran kebijakan makro prudensial dengan tetap melakukan prinsip kehati-hatian.

Pelonggaran tersebut direalisasikan melalui relaksasi ketentuan Loan to Value Ratio (LTV) dan Financing to Value Ratio (RTV) kredit atau pembiayaan properti untuk rumah tapak, rumah susun, dan ruko atau rukan.

Selain itu, memperlonggar pembiayaan melalui mekanisme inden dengan pengaturan pencairan pembiayaan bertahap sesuai progress pembangunan untuk rumah tapak, rumah susun, dan ruko atau rukan sampai dengan fasilitas pembiayaan kedua.

Guna mendorong kredit perbankan BI juga menaikkan batas Loan to Financing Ratio terkait Giro Wajib Minimum (GWM-LFR) dari 78 persen menjadi 80 persen dengan batas atas tetap sebesar 92 persen.

“Ketentuan di bidang makro prudensial tersebut akan mulai diberlakukan pada Agustus 2016 mendatang,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Sagara di Ruang Konprensi Pers BI, Jakarta Kamis (16/6/2016).

Tirta menuturkan hal ini dilakukan karena inflasi yang rendah, defisit transaksi yang terkendali, dan nilai tukar yang relatif stabil. (Aprilia Rahapit, @aprilia_rahapit

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.