Selasa, 26 Oktober 21

Jaga Popularitas, Jokowi Disarankan Komit Berantas Korupsi

Jaga Popularitas, Jokowi Disarankan Komit Berantas Korupsi

Jakarta – Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengaku saat ini popularitas Presiden Jokowi sedang menurun atas ketidaktegasannya dalam menyelesaikan kasus “Cicak vs Buaya” jilid II. Untuk mengembalikan citra itu Jokowi disarankan menunjukan komitmen pada pemberantasam korupsi.

“Kalau dia (presiden) ingin popularitasnya tetap terjaga atau bahkan meningkat dia harus masuk ke wilayah itu,” ujar Ray saat dihubungi, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Ada dua hal yang menyebabkan popularitas Jokowi menurun, pertama karena presiden RI ke-7 itu tidak segera memutuskan membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Kedua, karena Jokowi belum bisa menghentikan perseteruan KPK-Polri.

“Karena sekarang kan dia diasumsikan seorang presiden antithesa dari pa SBY yang suka ragu-ragu. Kenyataannya sekarang dia melakukan hal yang sama,” lanjut dia.

Menurut Ray sebenarnya presiden sudah bisa mengambil keputusan mana yang dianggap baik demi kepentingan umum. Banyak pendapat yang sudah dihimpun dari berbagai kalangan dianggap sudah lebih dari cukup sebagai pertimbangan presiden.

“Masukan itu wajar bukan recokin karena orang tidak bisa mengeksekusi itu lazim, sekarang tinnggal bagaimana presiden mengambil keputusan,” katanya. (Has)

Related posts