Senin, 8 Agustus 22

Italia Sita Aset Rp2,1 Triliun Milik Arsitek yang Rancang ‘Istana’ Putin

Italia Sita Aset Rp2,1 Triliun Milik Arsitek yang Rancang ‘Istana’ Putin
* Vladimir Putin saat berkuda di sela-sela liburan ke Siberia. (Foto: AP/CNN)

Polisi Italia menyita aset senilai US$144 juta atau sekitar Rp2,1 triliun dari arsitek yang merancang bangunan mewah milik Presiden Rusia Vladimir Putin di Laut Hitam dan dijuluki ‘Istana Putin.’

Polisi pajak Italia mengaku telah menyita aset dari arsitek terkenal di Brescia, Italia Utar, tanpa menyebutkan nama pada Rabu (3/8/2022).

Barang-barang yang mereka sita yakni helikopter, properti mewah, uang tunai, perhiasan dan karya seni penting.

Dua sumber mengatakan aset tersebut milik Lanfranco Cirillo. Ia merupakan orang yang merancang perkebunan besar di Laut Hitam di Rusia yang dikenal Istana Putin. Sebutan itu muncul usai seorang pengusaha mengatakan properti itu dibangun untuk Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Pengacara Cirillo, Stefano Lojacono, membenarkan penyitaan aset terhadap kliennya. Ia juga menegaskan bahwa Cirillo tak bersalah atas kesalahan apapun soal pajak.

“Arsitek, yang sedang berada di Moskow, sangat kecewa dengan kenyataan setelah membeli beberapa properti dan karya seni bergengsi di Italia, dan memaksa istri dan putrinya untuk beralasan dia [Cirillo] memalsukan kepindahannya ke luar negeri,” kata Lojacono.

Putin membantah keterkaitan properti mewah di Laut Hitam tersebut.

Masalah itu kembali muncul usai kritikus Kremlin, Alexei Navalny, merilis video pada 2021. Dalam video itu menunjukkan bahwa Putin adalah pemilik utama ‘Istana Putin’.

Pada April lalu, Cirillo mengatakan telah merancang bangunan itu. Namun, dia mengklaim mendapat tugas dari kelompok swasta dan tak memiliki hubungan dengan Putin.

“Sungguh gila berpikir bahwa presiden dari negara yang begitu penting perlu membangun istana untuk dirinya sendiri,” kata Crillio dalam wawancara La7 Italia. (CNNIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.