Senin, 27 Januari 20

Italia Menang Laga Sengit Melawan Makedonia

Italia Menang Laga Sengit Melawan Makedonia
* Ciro Immobile rayakan gol kemenangan ke gawang Makedonia (ist)

Skopje, Obsessionnews.com- Italia berhasil memenangkan laga menegangkan ketika melawan Makedonia dalam lanjutan Grup G Pra Piala Dunia 2018, pada Senin (10/10/2016) dinihari WIB.

Di Philip II Arena, Skopje , Makedonia, Italia sempat tertinggal 1-2 sebelum membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Sempat unggul 1-0 melalui Andrea Belotti di babak pertama, Makedonia memanfaatkan kesalahan di barisan pertahanan Italia melalui gol Ilya Nestorovski dan Ferhat Hasani di babak kedua. Dua gol tuan rumah hanya berjarak 2 menit.

Pelatih Italia, Giampiero Ventura memang terbilang berani menurunkan gelandang yang nyaris semua bertipe menyerang.

Mungkin ia terpaksa karena Ricardo Montolivo cedera ketika melawan Spanyol.
Permainan Makedonia di babak kedua yang menekan gelandang Italia dan melalukan umpan cepat membuat kesalahan dilakukan sehingga lahir dua gol tuan rumah.

Tapi Italia melakukan pergantian tepat ketika Sansone masuk mengganti Bonaventura, sementara Parolo yang lebih bertahan mengganti Bernadeschi.

Hasilnya Ciro Immobile bisa menjebol gawang lawan. Setelah itu Makedonia makin menekan, beberapa peluang mereka dapat.

Italia memasukkan Eder untuk mengganti Belotti. Hasilnya, satu umpan Candreva membuat Immobile mencetak gol keduanya yang menyelamatkan negaranya dari kekalahan.

Pelatih Italia, Giampiero Ventura mengatakan, memang beresiko menurunkan pemain muda karena kurang pengalaman internasional. “90 persen kesalahan kami karena kurang pengalaman. Ketika menurunkan banyak pemain muda, kami harus bersabar,” jelasnya pada Rai Sport.

6 pemain Italia yang diturunkan memang dibawah 25 tahun.

Tapi semangat mengejar ketinggalan menunjukkan sinyal positif. Sekitar 10-15 menit kami seperti tak ada di permainan, tapi bisa kembali menyatu.

“Memang masih perlu bukti, tapi akhirnya kami bisa mencapai sesuatu yang sangat baik,” jelas Ventura.

Italia juga merubah formasi setelah masuknya Sansone dan Parolo, menjadi 4-3-3, yang memaksa Makedonia turun ke setengah lapangan.
“Tapi kami masih perlu bekerja,” tandas mantan pelatih Torino ini. (football italia)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.