Jumat, 28 Januari 22

Istana Tegaskan Jokowi Tak Maafkan Korban 65

Istana Tegaskan Jokowi Tak Maafkan Korban 65

Jakarta, Obsessionnews – Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki, meluruskan pemberitaan yang menyebutkan Presiden Jokowi akan menyampaikan permohonan maaf kepada korban peristiwa 1965 pada saat menyampaikan pidato kenegaraan di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015) besok.

Teten merupakan salah satu yang terlibat dalam penyusunan naskah pidato Presiden Jokowi. Sehingga dia tahu betul isi pidato tersebut. Menurutnya, Presiden tak pernah berkomunikasi dengan tim penyusul perihal untuk memasukkan kalimat permohonan maaf kepada korban 65 dalam naskah pidatonya.

“Besok juga tidak ada. ‎Lihat besok,” ujar Teten kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Mantan Koordinator ICW itu menuturkan bahwa permohonan permintaan maaf Presiden baru sebatas wacana. Saat pertemuan terbatas di kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) sejumlah pegiat HAM menyampaikan usulan tersebut, namun hingga saat ini belum direspon oleh Presiden Jokowi.

“Gak tahu dari mana, kemudian untuk selesaikan kasus HAM masa lalu, ada usulan agar pemerintah minta maaf, tapi itu baru wacana waktu rapat di kantor Kemenko Polhukam,” katanya.

Jumat besok,Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri tiga undangan di gedung Parlemen. Pertama, menghadiri sidang tahunan MPR. Dalam kesempatan itu presiden akan menyampaikan pidato yang merupakan laporan pertanggungjawaban dari lembaga negara kepada rakyat.

“Jadi nanti singkat-singkat Presiden akan sampaikan sebagaimana naskah yang disampaikan lembaga negara kepada presiden,” jelas Ketua Tim Penyusun Pidato Presiden, Pratikno.

Kedua, Presiden akan menghadiri sidang tahunan DPR dan DPD RI. Dan ketiga, kepala negara akan menutup rangkaian kegiatan besok dengan menghadiri rapat paripurna DPR. Pada agenda terakhir presiden akan berpidato mengenai penyampaian RAPBN 2016.

“Jadi besok harapannya akan selesai sekitar pukul 16.00 WIB maksimum atau 15.30 WIB,” ungkap Menteri Sekretaris Negara itu. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.