Sabtu, 21 Mei 22

Istana: Konflik Golkar dan PPP Pengaruhi Pemerintah

Istana: Konflik Golkar dan PPP Pengaruhi Pemerintah
* Pramono Anung.

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil dua Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Agung Laksono di Istana Presiden guna menanyakan penyelesaian konflik internal. Presiden ingin parpol yang berkonflik segera mencarikan upaya damai agar tidak mengganggu proses di pemerintahan.

“Pemerintah berketetapan untuk persoalan yang dihadapi parpol termasuk Golkar. Itu bisa segera diselesaikan,” ujar Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di Istana, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Presiden mendorong partai Golkar dan PPP segera berdamai dan menyerahkan cara penyelesaian melalui internal partai. Pramono mengatakan dengan bersatunya parpol membuat hubungan antara pemerintah dengan parlemen akan menjadi lebih baik.

“Apabila mereka sudah punya mekanisme yang dibakukan di AD/ART, apakah lewat Mahkamah Kehormatan Partai atau Mahkamah Partai atau apapun silahkan saja,” terang Pramono.

Terkait dengan konflik Golkar, Pram menilai keputusan penyelesaiannya sudah ada di tangan pemerintah setelah Mahkamah Agung menjatuhkan putusan yang membatalkan SK Golkar kepengurusan Agung Laksono dan mengembalikan Golkar pada hasil Munas Riau. Dengan demikian, baik kubu Agung maupun Ical tidak bisa mengklaim sebagai pengurus yang sah.

“Harapannya PPP sedikit berbeda. Proses rekonsiliasi lebih terbuka. Ini akan lebih baik tanpa harus keterlibatan pemerintah. Akan lebih baik tanpa keterlibatan pemerintah. Ini proses pendewasaan,” katanya.‎ (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.