Sabtu, 21 Mei 22

Istana Bantah Presiden Utus Eddy Temui Donald Trump

Istana Bantah Presiden Utus Eddy Temui Donald Trump

Jakarta, Obsessionnews – Pihak Istana meminta kehadiran utusan Presiden, Eddy Pratomo di konferensi pers kampanye capres Amerika Serikat Donald Trump tak dipermasalahkan. Sebab kehadiran Eddy bersama Ketua DPR Setya Novanto dan wakilnya Fadli Zon bukan mewakili pemerintah RI.

“Gak usah dipermasalahkan, itu bukan urusan pemerintah, itu urasan pribadi,” tegas Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (6/9/2015).

Teten bisa memastikan kunjungan Eddy itu urusan pribadi karena pemerintah sendiri tidak pernah mengeluarkan anggaran untuk membiayai perjalanannya ke Amerika Serikat apalagi menghadiri kampanye capres Donald Trump. “Itu bisa dipastikan itu urusan pribadi, dan seperti disampaikan Seskab (Pramono Anung) bahwa memang tidak ada pembiayaan dari pemerintah untuk perjalanan bersangkutan,” ujar Teten.

Mantan Tim Komunikasi Presiden itu menjelaskan bahwa Eddy merupakan utusan khusus Presiden bidang kemaritiman yang memiliki tugas memberi nasihat kepada delegasi DPR soal batas wilayah Indonesia-Malaysia. Sehingga kunjungan ke AS tidak terkait langsung dengan tugas Eddy. “Itu masalah Malaysia, gak ada urusan dengan pelantikan Donald Trump,” terangnya.

Rombongan delegasi Indonesia bertemu dengan Trump selama 30 menit lalu mengikuti konferensi pers. Selain Setya, Fadli dan Eddy hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin, dan Wakil Ketua Komisi VII Satya Yudha. Secara khusus Fadli dan Novanto diundang dan dijamu oleh Trump spontan, lalu dalam jumpa pers keduanya diperkenalkan ke publik Amerika. Novanto sempat menyampaikan bahwa orang-orang Indonesia menyukai Trump. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.