Jumat, 10 Juli 20

Islam Itu Ruh Indonesia

Islam Itu Ruh Indonesia

Oleh: Ustadz Felix Siauw, Pengemban Dakwah

 

Bagaimana kita membayangkan Indonesia tanpa Islam? Tidak mungkin, sebab Islam yang jadikan Indonesia, Islam yang berikan jiwa bagi Indonesia. Islam yang buat Indonesia berharga.

Jauh sebelum proklamasi, Walisongo yang dikirimkan oleh Sultan Utsmani yakni Muhammad Celebi, telah memberikan jiwa bagi Nusantara dengan bertahap mengislamkan penduduk Nusantara.

Tak henti-henti ulama-ulama pilihan mendarat di Nusantara, menggeser kegelapan menuju terangnya cahaya, dari suria lambangnya Majapahit menuju suria lambangnya Muhammadiyyah.

Kerja dakwah Walisongo ini melahirkan mereka yang memberi warna Nusantara. Mulai dari Sultan Fatah, Sultan Hadiwijaya, Panembahan Senopati, sampai Pangeran Diponegoro.

Gelar tersemat pada Sultan Nusantara pun pun tak terpisah dengan persatuan Islam sedunia yang dipimpin Khalifah. Ingalaga, Sayidin Panatagama, Khalifatullah ing Tanah Jawi. Alhamdulillah.

Setelah proklamasi, jiwa-jiwa Islam yang kembali mengharumi Indonesia. Mulai dari pemukanya, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan sampai Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimejo, Wahid Hasyim, dan Agus Salim.

Sampai pula pemuda-pemuda semisal Muhammad Natsir, Buya Hamka, M. Roem, dan Isa Anshari yang tergabung di Masyumi. Semua sepakat bahwa kita dimuliakan karena Islam.

Sedari dulu, Islam yang menjaga negeri ini, sebab Islam itu adil dan anti kezaliman. Maka Muslim yang pertama dan utama dalam melawan penjajahan. Tak sudi kita dikotori tanah dan akidahnya.

Sebab itulah bagi para pejuang Muslim mempertahankan tanah sama dengan mempertahankan akidah. Sebab penjajah ingin mengambil kesemuanya, tanah-agama-harta, atau gold-gospel-glory.

Maka tak mungkin kaum Muslim akan merusak Indonesia, bahkan merekalah yang menjadikan negeri ini bebas dari penjajahan kolonial. Sekali lagi Islam itulah ruh Indonesia.

Jadi kapanpun negeri ini ingin diancam oleh kezaliman, maka kaum Muslim yang diinspirasi Islam akan tampak di muka. Karena mereka tetap akan merawat negeri ini, dengan menerapkan aturan Allah.

Tak ada Indonesia tanpa berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa. Maka tak ada cara lebih indah memuliakan Indonesia, selain menerapkan Islam.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.