Sabtu, 4 Februari 23

Iqbal Latanro, Taspen Semakin Dekat dan Semakin Mudah

Iqbal Latanro, Taspen Semakin Dekat dan Semakin Mudah
* Dirut PT Taspen (Persero), Iqbal Latanro.

Obsessionnews – Sulit disangkal jika eksistensi PT Taspen (Persero) saat ini terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Inovasi yang bergerak maju semakin mendekatkan dan memudahkan nasabahnya untuk mengakses, bahkan di daerah yang jauh dari Jakarta sekalipun.

Dalam sebuah acara yang digelar Taspen beberapa waktu lalu, Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro menceritakan dengan bangga ihwal sejumlah inovasi yang telah dilakukan Taspen dalam meningkatkan kualitas layanan. Tak berlebihan dan bukan lips service jika mantan Dirut Bank BTN tersebut mengumbar cerita tersebut.

Karena faktanya memang ada dan dirasakan. Misalnya layanan Taspen keliling yang bisa memudahkan para nasabah mengurus kepentingan terkait Taspen. “Orang nggak perlu bingung, kalau ke Taspen. Kalau dulu ada biaya. Taspen sekarang tanpa biaya, nggak lebih dari satu jam, kami jemput bola,” beber Iqbal.

Ya, seiring dengan telah terbitnya PP No 70/2015 yang menyebutkan bahwa Taspen saat ini mengelola jaminan sosial untuk aparatur sipil negara dan pejabat negara, antara lain program pensiun, tabungan hari tua, jaminan ke‎celakaan kerja dan jaminan kematian, maka pelayanan terbaik dengan inovasi yang bermutu adalah sebuah keniscayaan. Hal ini dibuktikan dengan beberapa inovasi yang sudah diimplementasikan yaitu, didapatkannya sertifikasi ISO 9001:2008 TUV NORD untuk layanan Klaim 1 jam dengan data akurat.

Iqbal

Selain itu, Taspen juga menyediakan mobil layanan Taspen, Aplikasi Taspen Mobile, Layanan Klim‎ otomatis, implementasi SIMGAJI di 434 pemda, serta kerja sama pembayaran tabungan perumahan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dengan Bapertarum. Keberhasilan itu juga diiringi dengan peningkatan tingkat kepuasan pelanggan yang pada 2015 mendapatkan skor 92,89 untuk peserta pensiun dan 90,09 untuk peserta aktif.

Kerjasama dengan pihak eksternal juga dilakukan Taspen sebagai upaya pemberian pelayanan terbaik. Seperti misalnya belum lama ini Taspen melakukan kerjasama dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mengenai sinergi penempatan dana investasi dimana Taspen mempercayakan Askrindo untuk menempatkan dana deposito milik Taspen ke perbankan. Kerjasama itu diistilahkannya sebagai strategi menggabungkan berbagai kelebihan yang dimiliki kedua BUMN tersebut kemudian dijadikan satu kekuatan atau sinergi yang saling menguntungkan.

Jauh sebelumnya, kerjasama lain dilakukan Taspen dengan PT Bank Mandiri, dan PT Pos dan membentuk Bank Mantap. Kerjasama ini dilakukan guna membayarkan tunjangan hari tua (THT), THT Multiguna, dan pensiun bulanan dan diharapkan dapat mempermudah pensiunan dalam mendapatkan akses layanan ketika hari tua. Sehingga, pihak terkait dalam kerjasama ini dapat memahami produk-produk Taspen.

“Bank ini dapat melayani peserta Taspen sesuai dengan target kualitas layanan taspen,” jelas Iqbal.

Dalam perjalanannya, Bank Mantap menunjukkan kinerja yang cemerlang. Terbukti, di kuartal III tahun 2015, bank ini mampu membukukan laba bersih menjadi sebesar Rp18,2 miliar di kuartal III-2015 atau mengalami peningkatan sebanyak 18 persen bila dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp15,4 miliar.

 

Memperluas Kantor Cabang

Aksi pelayanan yang juga paling dirasakan dalam kepemimpinan Iqbal Latanro adalah penambahan kantor cabang di berbagai daerah. Hingga akhir tahun 2015 jumlah kantor cabang Taspen ada di 53 daerah. Kantor cabang yang ke-53 belum lama ini diresmikan di Lhokseumawe, Aceh.

“Peresmian ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan dengan peserta di 10 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Aceh, dengan harapan para peserta pensiun dan PNS aktif akan mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, aman dan nyaman,” kata Direktur Utama PT Taspen Persero Iqbal Latanro saat meresmikan kantor cabang Taspen di Lhokseumawe, Aceh, Rabu (27/1).

Pembukaan cabang tersebut, diakui bukan sekadar aksi bisnis.“Kalau cuma melihat sisi bisnis, kami jelas tidak akan membuka kantor cabang di sini. Namun yang kami utamakan adalah dari sisi pelayanan. Strategi ini akan terus kami lanjutkan untuk mengurangi overhead size, skala cabang diperkecil sehingga bisa dikelola pegawai dalam jumlah yang tidak terlalu banyak,” kata Iqbal.

Menurut Iqbal, selama ini para pensiunan di Lhokseumawe harus ke Banda Aceh untuk mengklaim uang pensiun. Ketika itu, mereka selalu mengajak anak, cucu, dan kerabat untuk menemaninya, sehingga uang pensiun yang diperoleh dengan hasil yang tidak seberapa akan cepat habis.

“Dengan adanya kantor cabang Taspen di Lhokseumawe membuat para pensiunan bisa menghemat waktu dan biaya. Mereka tidak perlu datang ke Lhokseumawe untuk mengajukan klaim pensiun mereka,” kata Iqbal.

Hal senada dikemukakan Iqbal saat membuka kantor cabang di Ende, Nusa Tenggara Timur. Pendirian kantor cabang ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan Taspen dengan peserta di 9 kabupaten di wilayah Provinsi NTT. Yaitu Kabupaten Ende, Sikka, Ngada, Manggarai, Flores Timur, Manggarai Barat, Lembaga, Nagekeo, dan Kabupaten Manggarai Timur. Total pesertanya 64.894 orang, terdiri dari peserta aktif 48.767 orang dan pensiunan 16.127 orang.

“Target kami sampai Desember 2017, semua orang pensiun tidak perlu repot-repot datang ke PT Taspen untuk melakukan klaim karena kami yang akan mendatangi. Kami ingin jangan sampai orang keluar duit banyak untuk mendapat jaminan hari tua yang tidak begitu banyak,” pungkas Iqbal. []

(Naskah: Sahrudi/Men’s Obsession)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.