Rabu, 8 Desember 21

IPW: Sulitnya Konsolidasi Internal Polri Karena Ada Faksi-faksi

IPW: Sulitnya Konsolidasi Internal Polri Karena Ada Faksi-faksi

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW)  Neta S. Pane mengatakan konsolidasi internal Polri sejak dulu dipersulit dengan keberadaan faksi-faksi atau kelompok-kelompok didalam tubuh Polri.

“Masalah internal Polri adalah sulitnya konsolidasi di kepolisian karena ada faksi-faksi,” ujar Neta di Cafe Bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2015).

Menurut Neta, selama ini di internal Polri dipisahkan oleh faksi antaragama, antarangkatan, serta antarkedekatan dengan parpol tertentu. Selain itu, ada juga faksi tertentu yang turut dipengaruhi oleh mafia-mafia yang memiliki tujuan tertentu.

“Salah seorang jenderal polisi pernah memberitahu saya, ada juga titipan dari anggota DPR, yang tentunya hal ini akan berdampak pada kompromi,” ungkapnya.

Dia menilai, masalah konsolidasi internal bakal menjadi pekerjaan rumah bagi calon tunggal Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti apabila telah resmi dilantik.

Neta membeberkan dengan wacana struktur petinggi Polri saat ini, di mana Badrodin menjadi Kapolri, maka kelompok pendukung mantan Kapolri Jenderal Pol Sutarman akan tersingkir habis.

“Struktur Polri saat ini kompromi antara elit kepolisian dengan faksi-faksi di DPR. Kompromi ini akan menyingkirkan kelompok Sutarman sampai lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Namun hal yang berbeda dikatakan oleh Mantan Pangdam Brawijaya, Letjen TNI (Purn) Djadja Suparman yang mengatakan bahwa sebenarnya faksi-faksi didalm internal kepolisian itu tidak ada.

“Faksi yang bikin sipil, pengamat. Nggak ada itu,” ujarnya kepada wartawan usai diskusi.

Dia berpendapat, faksi-faksi itu adanya faksi antaragama, faksi antarangkatan. “Ada faksi antaragama, antarangkatan. Kalau memang berebut kekuasaan, yang merasa pantes silahkan, kan sudah ada track recordnya,” pungkas Djadja. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.