Kamis, 4 Juni 20

IPW Desak Polri Segera Tahan Sofyan Jacob

IPW Desak Polri Segera Tahan Sofyan Jacob
* Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. (Foto: vonistipikor.com)

Jakarta, Obsessionnews.comIndonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi positif untuk Polri yang sudah menjadikan Komjen Purn Sofyan Jacob sebagai tersangka dalam dugaan kasus makar. Penetapan Sofyan sebagai tersangka menunjukkan bahwa Polri sangat serius untuk menuntaskan kasus makar.

 

Baca juga:

Siapakah Sofyan Jacob, Eks Kapolda Metro Jaya yang Jadi Tersangka Makar?

Polda Metro Tunda Periksa Sofyan Jacob Sebagai Tersangka Makar

 

Untuk itu IPW mendesak Polri segera menahan Sofyan, agar mantan Kapolda Metro Jaya itu tidak mempersulit proses penyidikan dan tidak menghilangkan barang bukti.

“Mengingat Sofyan adalah polisi senior yang sangat paham lika-liku proses penyidikan,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/6/2019).

Selain itu, IPW juga mendesak segera memeriksa tujuh jenderal purnawirawan Polri lainnya yang diduga ikut rapat dengan Sofyan. Mereka adalah Irjen A, Irjen HP, Brigjen SH, Brigjen DS, Brigjen Z, Brigjen ES, dan Brigjen Har.

“Semuanya purnawirawan Polri. Jika ketujuh jenderal senior itu ikut terlibat dalam upaya makar, mereka juga harus dijadikan tersangka dan segera ditahan,” ungkapnya.

Menurut mantan Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta ini, dalam menuntaskan kasus maker Polri harus lebih dulu membersihkan internalnya agar upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan kepolisian tidak digerogoti atau direcoki dari dalam, terutama dari para purnawirawan yang masih punya akses ke internal penyidik Polri.

Artinya setelah menjadikan Sofyan sebagai tersangka, Polri perlu memeriksa tujuh jenderal purnawirawan lainnya yang ‘ikut’ bersama Sofyan. Setelah itu Polri perlu menelusuri apakah ada jenderal aktif atau perwira aktif di tubuh Polri yang ikut mendukung gerakan yang dilakukan Sofyan.

“Jika ada, pembersihan harus segera dilakukan agar keterlibatan mereka tidak menjadi duri dalam daging bagi Polri dalam melakukan upaya penegakan hukum terhadap para tersangka makar maupun kerusuhan 22 Mei,” pungkas Neta. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.