Senin, 24 Februari 20

IPC Catat Sejarah Baru di Pelabuhan Tanjung Priok

IPC Catat Sejarah Baru di Pelabuhan Tanjung Priok
* Kapal besar sedang bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok. (foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Keinginan Pemerintah untuk menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai transshipment port bukan sekedar angan-angan. Sebab, pada Triwuian III tahun 2017, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation  (IPC) telah mencatatkan sejarah baru di pelabuhan Tanjung Priok, dimana untuk pertama kalinya IPC melayani kapal kontainer dengan kapasitas 10.000 TEUs yang merupakan kapal terbesar yang pernah bersandar di indonesia.

Kapal besar dengan layanan Java America Express (JAX) Service ini melayari rute Pelabuhan Tanjung Priok ke West Coast (LA & Oakland) Amerika Serikat (direct call) dan saat ini telah menambah rute pelayanan direct call ke Eropa dengan layanan South East Asian North Europe (SEANE), serta Iayanan langsung ke China, Vietnam dan Korea.

“SeIama satu semester hingga akhir 2017 JAX Service berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mencatatkan 38 call dengan total 3.681.060 GT dan melayani bongkar/muat sebanyak 124.302 TEUs petikemas,” ujar Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

IPC

Sedangkan selama satu triwulan untuk SEANE Service berhasil melabuhkan 19 call dengan total 986.057GT dan melayani bongkar muat sebanyak 30.672 TEUs petikemas.

“Kami telah menyiapkan roadmap yang membuat lPC menuju world class port, dengan memperbaiki pelayanan dan jasa di pelabuhan, baik dengan optimalisasi penggunaan system IT, operasional, fasilitas, maupun infrastruktur,” tuturnya.

IPC berharap dengan dukungan dari Pemerintah, perusahaan pelayaran dan pemilik kargo dapat menjadi pemicu hadirnya kapaI-kapal besar untuk melakukan konsolidasi muatan di Tanjung Priok sehingga dapat memenuhi harapan pemerintah yaitu menjadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan transshipment  yang diperhitungkan di kawasan ASIA. (Poy)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.