Rabu, 19 Mei 21

Investor Kanada Guyur 92,4 Triliun Proyek KEK di Palu

Investor Kanada Guyur 92,4 Triliun Proyek KEK di Palu
* Salam Al Bader (AVI) dan Mulhanan (BPST) teken MoU investasi KEK Palu.

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam kondisi sepinya investasi asing masuk Indonesia, ternyata ada investor Kanada yang segera gelontorkan dana segar senilai Rp92,4 triliun untuk membiayai seluruh proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Jakarta, Selasa (20/4/2021) antara AVI dengan PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) yang memiliki otoritas pelaksanaan pembangunan KEK Palu.

Salam Al Bader.

Investor Kanada Prof Dr Salam Al Bader selaku CEO dan President Director Al Bader Ventures Inc (AVI) resmi menandatangani MoU Investasi AVI senilai Rp8,7 triliun untuk proyek KEK Palu tahap I (awal), bersama Andi Mulhanan Tombolotutu sebagai Presiden Direktur PT BPST di Hotel Whiz, Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Salam Al Bader menyatakan ketertarikan dengan KEK Palu karena berada di kawasan strategis Indonesia bagian timur, yang ia tahu sangat pesat perkembangannya terutama di sektor pertambangan.

Tampaknya, perusahaan investasi AVI dari Kanada ini menambah daftar kepercayaan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. Kali ini investor mengincar KEK Palu yang digagas pemerintah pusat sejak tahun 2014. KEK Palu jadi kawasan ekonomi khusus yang pertama mendapat pendanaan sepenuhnya dari investor asing.

Investasi ini juga sebagai wujud komitmen AVI untuk kerjasama yang saling menguntungkan dengan pemerintah Indonesia. Salam Al Bader juga akan segera merealisasikan dalam waktu cepat pembangunan KEK Palu.

Pada tahap awal AVI, akan menggelontorkan dana senilai USD 621.428.571, atau setara Rp 8,7 triliun. Kemudian dana berikutnya akan dikucurkan sesuai dengan tahapan pembangunan.

KEK Palu merupakan proyek pertama bagi AVI di Indonesia. Pendiri dan CEO AVI Salam Al Bader menyatakan ketertarikan dengan KEK Palu karena berada di kawasan strategis Indonesia bagian timur, yang menurutnya sangat pesat perkembangannya terutama di sektor pertambangan.

“Pengembangan tahap satu senilai Rp 8,7 triliun Insya Allah akan kami proses dalam bulan Ramadhan ini dan di hari raya (Idul Fitri) ini. Untuk tahap kedua juga kita akan support dengan investasi yang lebih besar,” tandas Al Bader.

Presiden Direktur PT BPST, Mulhanan mengatakan, KEK Palu yang berada di jalur perdagangan nasional dan internasional memiliki zona industri, zona logistik, dan zona pengolahan ekspor yang akan menjadi kekuatan ekonomi di Indonesia timur. Terlebih kawasan KEK Palu yang berada di teluk Makassar merpakan jalur padat lalu lintas laut dengan 1.000 kapal Vessel yang melintas.

Mulhanan lantas menyambut kedatangan AVI yang dianggapnya menggembirakan saat wilayah Palu dan sekitarnya tengah berada dalam keterpurukan akibat bencana alam dua tahun lalu.

“Kedatangan Al Bader Ventures menjadi kabar gembira bagi kami atas minatnya memberikan pendanaan Rp 8,7 triliun pada tahap pertama dan dukungan pada tahap kedua,” paparnya.

Sementara Minardo Lubis selaku perwakilan AVI di Indonesia menyampaikan, investasi AVI harus disambut baik karena KEK Palu merupakan Kawasan Ekonomi Khusus yang pertama mendapat dukungan permodalan sepenuhnya dari investor asing.

“Ini tentu momentum yang menggembirakan bagi pemerintah dan rakyat Indonesia, karena AVI akan meng-cover seluruh pembiayaan yang dibutuhkan pembangunan KEK Palu yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal dan kemajuan di kawasan timur Indonesia,” jelas Minardo. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.