Rabu, 12 Agustus 20

Inilah yang Membuat Rupiah Belum Terjungkal

Inilah yang Membuat Rupiah Belum Terjungkal

Jakarta – Pada 8 Januari 2015 waktu New York, pemerintah Indonesia telah melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) valuta asing (global bond) dalam denominasi dolar AS sebesar US$ 4 miliar.  Penjualan global bond tersebut merupakan bagian dari Program Global Medium Term Notes Indonesia sebesar US$ 30 miliar atau sekitar Rp360 triliun.

“Langkah Jokowi-JK medapatkan penerimaan devisa dari utang luar negeri dalam rangka  mempertahankan nilai tukar dengan menumpuk utang jelas keliru dan cacat serta melawan nilai-nilai Trisakti,” ungkap Peneliti Senior The Indonesia for Global Justice (IGJ) Salamuddin Daeng kepada Obsession News, Jumat (16/1/2015).

“Utang luar negeri yang ditumpuk habis untuk membiayai impor pangan, impor minyak dan impor bahan baku industri. Sementara produksi dan produktifitas nasional disedot sehabis habisnya hanya untuk membayar bunga utang,” tandas Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) ini.

Menurut Salamuddin, Indonesia pada dasarnya tidak lagi memerlukan utang, jeratan barang impor dan ketergantungan pada modal asing, apabila sumber keuangan nasional didukung kekayaan alam melimpah serta pasar yang sangat besar dapat dikelola dengan benar oleh bangsa Indonesia sendiri.

“Penguatan ekonomi nasional tidak mungkin terjadi apabila Jokowi tidak melakukan langkah sentralisasi sistem ekonomi, integrasi kelembagaan ekonomi dan konsentrasi sumber daya fiskal dan keuangan nasional prasarat membangun fondasi ekonomi nasional,” bebernya.

Upaya tersebut lanjutnya hanya dapat dilakukan dengan mengahiri sistem ekonomi di atas UUD amandemen yang menyebabkan kekayaan nasional, potensi keuangan nasional, segenap resourcess nasional terpragmentatasi, dikuasai oleh kartel, sindikat dan mafia dalam kekuasaan, sehingga tidak dapat digunakan secara optimal dalam memperkuat kapasitas nasional.

Daeng menilai cara Presiden Jokowi mencari devisa dan menjaga nilai tukar dengan menumpuk utang, menurutnya, justru akan menjadi bola salju yang akan menghempaskan Jokowi dan menjerumuskan bangsa Indonesia dalam jurang kehancuran. (Asma)

Related posts