Sabtu, 28 Mei 22

Inilah Rahasia Liverpool Jinakkan Manchester City

Inilah Rahasia Liverpool Jinakkan Manchester City

Rangkaian kegemilangan Manchester City yang tak terkalahkan sepanjang musim ini buyar sudah setelah dilibas Liverpool 4-3. Strategi The Reds untuk mengalahkan kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim 2017/18 ini pun dibeberkan.

Liverpool selalu menempel setiap pemain Manchester City yang tengah menguasai bola.

Alex Oxlade-Chamberlain membawa klub Merseyside mengendalikan pertandingan sebelum Leroy Sane membalasnya menjelang paruh pertama tuntas. Skor 1-1 bertahan sampai kedua tim turun minum.

Akan tetapi, pasukan Jürgen Klopp bermain spartan di paruh kedua dengan mengepak tiga gol hanya dalam rentang sepuluh menit. Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah jadi protagonis untuk membawa Liverpool 4-1 dari anak-anak Pep Guardiola.

Di sisa waktu, The Citizens mencoba bangkit dan berhasi mengepak dua gol balasan yang memperkecil ketertinggalan lewat aksi Bernardo Silva dan Ilkay Gundogan. Skor akhir, 4-3.

Pada pertandingan ini, Liverpool rupanya menggunakan strategi pressing ketat.

“Mereka senang bermain dari belakang dan mereka sangat bagus dengan taktik itu. Namun, di saat yang sama kami berkembang saat mereka mencoba melakukan itu. Permainan mereka dalam kendali kami,” papar gelandang Oxlade-Chamberlain.

“Di babak kedua, ketika kami beranjak sedikit lebih menggila dalam lima sampai sepuluh menit, semua terlihat jelas. Mereka tampil keluar beberapa kali, mereka memang tim yang berkualitas.”

“Strateginya adalah menjaga mereka di sepanjang lapangan sebisa kami, mengejar mereka lalu ketika kami mendapatkan kesempatan, kami menyerang dan memainkan gaya kami sebagaimana biasanya,” ungkap Ox, sapaan akrab Oxlade-Chamberlain.

Liverpool kini memiliki 47 poin, sama dengan koleksi Manchester United dan Chelsea, yang sekarang bertukar posisi dengan The Reds dari ketiga ke keempat. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.