Minggu, 17 Oktober 21

Inilah Praktik Dokter Bedah Mayat

Inilah Praktik Dokter Bedah Mayat

London – Berbicara tentang patologi forensik, mungkin orang-orang berpikir mereka telah mengetahui hal itu melalui banyak representasi dalam drama. Tapi ada jenis pekerjaan patologi lainnya yang tak kalah penting dan cukup menyeramkan, tulis wartawan Pippa Stephens.

Setiap hari Dr Simi George membuka beberapa mayat untuk mencoba dan mencari tahu mengapa mereka meninggal.

Ia menjalani pekerjaannya sebagai seorang histopatologis di Rumah Sakit St Thomas di London, tugasnya adalah memeriksa organ sejumlah orang yang telah meninggal seperti hati, mata, tulang rusuk dan bagian dalam tengkorak mereka.

Terkadang ia menemui jenazah-jenazah yang sudah membusuk, wajah yang sudah tidak bisa dikenali, tengkoraknya berwarna hitam dan ada belatung-belatung di dalamnya. Namun ia berjuang untuk menemukan penyebab kematian.

Berbeda dengan patologis forensik yang bekerja untuk mengetahui kematian seseorang yang tidak wajar, tugas seorang ahli patologi histo adalah mengetahui penyebab medis sebuah kematian alami.

Dr. Simi George menjalani pekerjaannya sebagai hispatologis di Rumah Sakit St Thomas di London. (bbc.co.uk)
Dr. Simi George menjalani pekerjaannya sebagai hispatologis di Rumah Sakit St Thomas di London. (bbc.co.uk)

George, 41, juga bekerja menangani anak-anak dan bayi yang terlahir meninggal serta para ibu yang meninggal saat melahirkan.

Dia melakukan otopsi hingga 50 jenazah dalam seminggu dari koroner dan rumah sakit. Ketika dokter tidak mengetahui penyebab kematian dan keinginan pasien terpenuhi satu atau lebih dari sekitar 20 kriteria, semuanya bisa dikerjakan sesuai dengan ‘kesepakatan’ baik itu dengan pihak ‘keluarga dan perintah koroner’.

Ibu dua anak ini tidak pernah terusik tentang mekanisme pekerjaannya. “Saya tidak keberatan dengan belatung-belatung itu, atau badan yang membusuk, atau urin, atau kotoran, kecuali terkena muntah-isi perut-,” katanya.

Dia sama sekali tidak pernah sakit, bahkan sewaktu masa pelatihan, dan ia terus bekerja meskipun sedang hamil muda dan mengalami morning sickness. Ketika ia melakukan otopsi pada wanita berusia 65 tahun -yang telah meninggal di rumah sakit lima hari sebelumnya- ia mencari darah beku dalam jantungnya yang mengeluarkan bau menyengat.

Ahli patologi forensik dan histo patologi bekerja terpisah di kasus-kasus yang melibatkan [mayat] orang dewasa, tetapi George mengatakan dengan anak-anak ada protokol agar keduanya hadir, yang artinya dia telah menangani kasus-kasus yang tidak dia lihat pada orang dewasa, kerap melibatkan kekerasan.

bedah mayat2

Setelah orang meninggal, jenazah mereka dibawa ke kamar mayat dan disimpan di lemari pendingin dengan suhu 4C. Mereka terbaring telanjang saat otopsi. Mata terbuka dengan warga sedikit menguning dan tampak seperti kristal.

Jika orang itu saja meninggal, maka kulit akan berwarna pucat kebiruan dan bagian dada serta bahu seperti marmer.

Tanpa jantung yang memompa darah, maka darah akan mengalir ke bawah akibat gravitasi dan berhenti di area yang paling dekat dengan lantai, sehingga meninggalkan cairan di bawah tubuh.

Tracey Biggs, seorang manajer pelayanan di St Thomas juga merupakan pakar patologi anatomi. Bagian dari kerjanya meliputi membuka tubuh jenazah dan mengangkat organ-organnya.

Terkadang bagian perut tampak hijau, kata dia, karena bakteri perut memulai proses pembusukan.

Tubuh memiliki bau yang berbeda-beda tergantung bagaimana mereka meninggal, kata Biggs. Baunya berubah jika orang itu dirawat di rumah sakit dalam waktu lama, karena pengaruh obat. Dan tubuh yang membusuk kerap memiliki bau yang “manis, seperti keju.”

George mengatakan ia memperlakukan mayat seperti ia memperlakukan orang yang ia sayangi, dengan hati-hati dan rasa hormat.

Namun ia mengatakan pekerjaannya telah membuatnya menjadi lebih berani karena ia melihat begitu banyak “hidup yang sia-sia” melalui kematian prematur.

“Anda hanya hidup satu kali. Anda harus memanfaatkannya dengan sebaik mungkin,” kata dia.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.