Rabu, 28 September 22

Inilah Penyebab Badan Sering Pegal

Inilah Penyebab Badan Sering Pegal
* Ilustrasi badan pegal. (Shutterstock)

Tampaknya, badan sering pegal bisa mengangu aktivitas sehari-hari. Jika terlalu sering mengalami pegal linu, bahkan dengan keluhan diserta gejala nyeri maka bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Faktanya, badan pegal-pegal dengan karakteristik demikian bisa menjadi tanda dari kondisi medis tertentu. Berikut di bawah ini beberapa penyebab badan pegal yang mesti diwaspadai:

1. Infeksi
Pilek, flu, dan infeksi virus maupun bakteri dapat menyebabkan keluhan badan pegal. Kondisi ini terjadi karena sistem imunitas tubuh akan mengirim sel darah putih untuk membasmi infeksi yang terjadi. Hal ini berujung pada peradangan, yang membuat tubuh terasa pegal dan kaku.

2. Obat-obatan
Terdapat beberapa golongan obat yang dapat memberikan efek samping berupa badan pegal dan kaku. Obat-obatan tersebut, misalnya statin (antikolesterol) dan penurun tekanan darah.

Selain itu, seseorang yang tiba-tiba menghentikan konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang dari penggunaan rutin juga dapat mengalami efek serupa.

3. Retensi Cairan
Tubuh yang menyimpan cadangan air terlalu banyak berisiko lebih tinggi mengalami peradangan dan pembengkakan. Jika terjadi, kondisi tersebut dapat menimbulkan kram dan nyeri otot yang terasa tajam.

Kondisi-kondisi yang dapat membuat tubuh menyimpan terlalu banyak cairan, misalnya gangguan tiroid, gagal jantung, sirosis hati, malnutrisi berat, penyakit ginjal kronis, insufisiensi vena, dan masalah drainase pembuluh limfa.

4. Kekurangan Kalium
Hipokalemia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan kalium dalam aliran darah. Padahal, senyawa tersebut berperan dalam menjaga fungsi saraf dan otot.

Karenanya, jika darah kekurangan kadar kalium, tubuh akan merasakan nyeri, lemah, lelah berlebihan, serta kram otot.

5. Stres
Tubuh dapat mengalami tegang berlebih ketika Anda sedang stres. Selain itu, kondisi tersebut pun bisa melemahkan daya tahan tubuh Anda, lho.

Saat stres, otot akan secara otomatis menegang dan memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi maupun peradangan.

6. Dehidrasi
Minum air putih setidaknya 2 liter atau 8 gelas dalam sehari adalah hal yang perlu dilakukan agar tubuh tetap berfungsi dengan baik.

Apabila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, Anda bisa mengalami dehidrasi alias kekurangan cairan. Kondisi ini dapat mencetuskan badan sering pegal dan mudah lelah.

7. Kurang Tidur
Tidak mendapatkan tidur yang cukup secara terus-menerus bisa membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan sel dan jaringan. Akibatnya, Anda akan merasa pegal-pegal, badan lemas, dan sulit untuk beraktivitas.

Parahnya, seseorang dengan nyeri kronis cenderung mengalami kesulitan tidur. Di satu sisi, orang yang sulit tidur atau insomnia lebih sering mengalami nyeri kronis.

Ketika rasa pegal masih dapat ditoleransi, cobalah untuk memperbanyak istirahat. Pastikan pula mengonsumsi cairan sebanyak 2 liter dalam sehari, baik melalui air putih, jus buah murni, atau sup.

Anda pun bisa mandi menggunakan air hangat guna mengurangi ketegangan pada otot. Jika perlu, konsumsilah juga obat parasetamol atau ibuprofen sesuai anjuran. Jika dalam 2 minggu tidak ada perbaikan kondisi atau keluhan dirasakan semakin parah, Anda sebaiknya segera berobat ke dokter. (Klikdokter/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.