Minggu, 19 September 21

Inilah Manfaat ASI Bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Inilah Manfaat ASI Bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Purwokerto, Obsessionnews – Adanya peningkatan jumlah wanita yang bekerja di Indonesia menimbulkan berbagai dampak, salah satunya adalah rendahnya rata-rata pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif di Indonesia.

Demikian diungkapkan Dosen Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah, Mekar Dwi Anggraeni S.Kep,Ns, M.Kep, PhD, yang diterima Obsessionnews, Minggu (17/5/2015), dari hasil penelitiannya terkait kesehatan ibu dan anak.

“ASI eksklusif memiliki banyak manfaat yaitu mencegah penyakit diare, menurunkan jumlah rawat inap di rumah sakit, menurunkan resiko infeksi saluran pernafasan bagian atas, menurunkan infeksi saluran pencernaan, dan mencegah penyakit jamur pada anak,” terangnya.

Ia memaparkan, pemberian ASI eksklusif juga mampu mencegah bayi mengalami obesitas, diabetes melitus di masa anak-anak, dan leukemia. Selain itu, ASI eksklusif juga meningkatkan kecerdasan anak dan membantu anak mencapai tumbuh kembang yang optimal.

“Manfaat memberikan ASI eksklusif tidak hanya bagi bayi, akan tetapi juga bagi ibu. Manfaat pemberian ASI eksklusif bagi ibu adalah menurunkan resiko kanker payudara, kanker ovarium, resiko diabetes tipe 2, mencegah penyakit jantung, membantu menurunkan berat badan, dan menunda menstruasi sehingga bisa digunakan sebagai salah satu metode kontrasepsi,” jelas dia.

“Mengingat banyaknya manfaat pemberian ASI eksklusif bagi bayi dan ibu, maka upaya untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif perlu dikembangkan,” tambahnya.

Mekar Dwi Anggraeni-2

Sebagai wanita dan ibu yang juga bekerja, Mekar Dwi Anggraeni ingin membantu sesama ibu bekerja agar bisa memenuhi hak anak dan kewajiban sebagai pekerja. “Menyeimbangkan pekerjaan dan menyusui bukan hal yang mudah bagi seorang ibu bekerja, banyak faktor yang mempengaruhi lama pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja,” tandasnya.

Menurut Mekar, faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja banyak, kompleks, dan meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, budaya, serta spiritual.

Untuk mengetahui hubungan antar faktor tersebut, ia pun melakukan pemodelan awal berdasarkan tinjauan pustaka yang selanjutnya diuji untuk mendapatkan pemodelan akhir yang sesuai dengan keadaan di Indonesia.

Proses pengambilan data penelitian dilakukan di Provinsi Jawa Tengah. Hasil akhir penelitian Mekar tersebut adalah pemodelan lama pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Povinsi Jawa Tengah.

Pemodelan tersebut, tegas dia, memberikan gambaran awal mengenai faktor yang mempengaruhi lama pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, ia menggunakan pemodelan tersebut sebagai road mappenelitian dalam membuat berbagai program intervensi untuk meningkatkan lama pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja.

Mekar Dwi Anggraeni- 3

Berdasarkan hasil penelitian Mekar, maka motivasi, sikap, dan pengetahuan tentang ASI eksklusif merupakan faktor paling penting yang mempengaruhi lama pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja.

Kini, Mekar sedang menyusun program intervensi untuk meningkatkan lama pemberian ASI eksklusif melalui peningkatan motivasi, sikap, dan pengetahuan tentang ASI eksklusif dan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan ibu bekerja di Provinsi Jawa Tengah.

Ia berharap Laboratotium Keperawatan Maternitas, Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Unsoed akan menjadi pusat penelitian kesehatan ibu dan anak peka budaya untuk wilayah Jawa Tengah bagian selatan. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.