Kamis, 21 Oktober 21

Inilah Bunga Duka Cita Atas ‘Matinya’ KPK

Inilah Bunga Duka Cita Atas ‘Matinya’ KPK

Jakarta, Obsessionnews – Berbagai cara orang meluapkan rasa kekecewaannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga superbodi soalah sudah mati suri dan tidak berdaya akibat lemah dalam menangkal serangan koruptor.

Karangan bunga dukacita dari aktifis Koalisi Masyarakat Pemantau Peradilan diberikan kepada KPK sebagai simbol telah matinya semangat pemberantasan korupsi.

Koalisi ini menilai keputusan lembaga pempinan sementara Taufiequrrachman Ruki itu menyerahkan penanganan kasus korupsi Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung sebagai awal matinya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Karangan bunga ini sebenarnya bentuk kekecewaan. Kami berduka atas matinya keberanian KPK memberantas korupsi,” ujar Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Lalola Easter di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Laola mempertanyakan sikap pimpinan KPK yang terkesan terburu-buru melimpahkan berkas BG tanpa melalui upaya hukum Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung. Padahal langkah tersebut dianggap masih realistis setelah KPK kalah di tingkat praperadilan dan kasasi.

“KPK masih bisa berusaha untuk PK, rasanya tidak masuk akal, kenapa KPK tidak berani melakukan upaya yang sama (berusaha sekuat tenaga),” pungkasnya.

Wanita berparas cantik ini khawatir, setelah dilimpahkannya ke Kejaksaan penanganan kasus Budi Gunawan akan berhenti seperti yang diungkapkan Wakapolri Badrodin Haiti. Apabila itu terjadi, maka lengkaplah sudah penderitaan KPK.

“Sebenarnya ini dianggap sebagai bentuk kecintaan publik karena bagaimana pun publik yang membantu dan mendukung KPK,” katanya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.