Rabu, 1 Desember 21

Ini Yang Negatif dari Jokowi Saat Demo 4 November

Ini Yang Negatif dari Jokowi Saat Demo 4 November
* People power atau gerakan rakyat menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diproses secara hukum karena menghina agama Islam di Jakarta, Jumat (4/11/2016). (Foto: Edwin B/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Setelah lebih dari dua belas jam gerakan people power Jumat, 4 November 2016, ada beberapa yang perlu dievaluasi plus minusnya  baik dari sisi respons pemerintah, ataupun pelaku gerakan.

Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA‎ menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih memilih blusukan ke Bandara Seokarno – Hatta dibanding harus menemui massa aksi dari para alim ulama. Padahal aksi mereka adalah aksi damai.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“Yang negatif: Jokowi selaku presiden rakyat terkesan tidak bersedia jumpa rakyatnya. Padahal selama ini Jokowi terkenal dengan blusukannya. Jika ingin menggusur ketika ia Walikota Solo atau Gubernur Jakarta, ia jumpa dengan rakyatnya berkali kali. Rakyat terasa dimanusiakan,” kata Denny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/11/2016).

Menurutnya, ini sangat berbeda dari kesan Jokowi yang dekat dengan rakyat. ‎ “Kini mengapa terbalik. Ratusan ribu rakyat datang ke istana. Ingin jumpa baik baik dengan presiden mereka secara damai. Jokowi malah menghilang dari istana dan memilih mengirim wakil,” jelasnya.

‎Sementara itu Deny menilai  sikap Wakil Presiden  Jusuf Kalla (JK) positif. Sebab, JK tetap berada di kantor Istana dengan terus memantau perkembangan demo dari awal hingga akhir. Bahkan JK  mau menemui para perwakilan massa aksi dan memberi kepastian hukum terhadap Ahok.

“Sekali lagi terlihat leadership-nya. Pernyataannya bahwa kasus Ahok akan tuntas secara hukum paling lambat dalam waktu dua minggu, itu adalah respon yang sesuai dgn prinsip “the good governance”: memberi kepastian dan sesuai dengan supremasi hukum,” jelasnya.

Denny menyambut baik people power pada Jumat kemarin. Gerakan ini berlangsung tertib dan damai sampai waktu Maghrib. Hanya saja ia menyayangkan adalah ulah pihak provokator yang mencoba merusak dengan anarkisme. ‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.