Minggu, 24 Oktober 21

Ini Tanggapan Teman Ahok tentang Wacana PDI-P Usung Ahok

Ini Tanggapan Teman Ahok tentang Wacana PDI-P Usung Ahok
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Teman Ahok. (Foto: Teman Ahok)

Jakarta, Obsessionnews – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan maju sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. Ia mendapat dukungan dari komunitas relawan Teman Ahok yang sejak Juni 2015 bergerilya mengumpulkan sejuta KTP.

Adapun jumlah total KTP yang telah terkumpul hingga Selasa (23/2/2016) telah mencapai 731.737 KTP. Ditargetkan pada Mei 2016 terkumpul sejuta KTP. Apabila target itu tercapai, maka di bulan itu Ahok akan mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur dari jalur independen. (Baca: Meski Dijegal Lawan, Ahok Tetap Kuat)

Ahok juga mendapat dukungan dari Partai Nasdem. Partai Nasdem secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Ahok Jumat (12/2). Dukungan Nasdem tanpa syarat, yakni Nasdem mempersilakan Ahok maju lewat jalur independen. Nasdem membantu Teman Ahok dalam percepatan pengumpulan sejuta KTP. (Baca: Muda-Mudi Nasdem Dukung Gerakan Sejuta KTP Untuk Ahok)

Ahok memiliki hubungan baik dengan Nasdem dan beberapa partai lainnya, termasuk PDI-P. Ahok mengklaim PDI-P juga mendukungnya. Namun, kata Ahok , PDI-P enggan mendukungnya jika masih bersama Teman Ahok. (Baca: Didukung PDI-P, Ahok Siap Diduetkan dengan Djarot Lagi)

“PDIP sudah oke, tapi masalahnya PDIP merasa mereka mau mengusung karena dia mampu. Mereka tidak mau mendukung Teman Ahok,” ujar mantan Bupati Belitung Timur itu di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2016).

Ahok menegaskan, jika ada partai yang hendak mengusung atau mendukungnya, silakan dikomunikasikan dengan Teman Ahok.

Sementara itu Teman Ahok menanggapi tentang wacana PDI-P yang hendak mengusung Ahok melalui jalur partai dengan santai. Amalia Ayuningtyas, juru bicara Teman Ahok, mengatakan ia dan rekan relawan lain percaya diri bahwa kerja keras yang dilakukan selama ini tidak akan sia-sia. (Baca: Duet Ahok-Samad Bikin Ngeri Koruptor)

Menurut Lia, demikian ia biasa disapa, hingga saat ini baru Teman Ahok dan komunitas relawan lain yang sudah melakukan aksi konkret dalam mengusung Ahok.

“Kita kan nggak sendiri. Banyak individu dan komunitas relawan lain yang berkontribusi dalam pengumpulan KTP ini, dan hasilnya konkret,” kata Lia dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com Rabu (24/2).

Lia menambahkan, komunitasnya tidak pernah memaksa Ahok untuk maju independen. Tidak ada kaitan dengan sikap Ahok yang meminta PDI-P untuk minta izin Teman Ahok. (Baca: Dukungan Untuk Ahmad (Ahok-Samad) Terus Mengalir dari Netizen)

“Kami rasa itu bentuk penghargaan beliau sama gerakan ini dan komunitas relawan lain yang tergabung. Yang jelas kami nggak pernah sekalipun merongrong. Cuma memang kami melakukan hal konkret. Kalau pencalonan berlangsung hari ini, kami sudah bisa daftarkan Pak Ahok melalui jalur independen,” tegasnya.

Menanggapi syarat dukungan untuk yang diberikan PDI-P, Amalia mengatakan lebih baik PDI-P meyakinkan warga Jakarta yang sudah ikut menyetor KTP. Yakni, mengapa maju melalui jalur partai lebih baik bagi Ahok dan warga Jakarta daripada independen? Karena, menurut Lia, , Teman Ahok sendiri merupakan gabungan dari ratusan ribu orang yang terlibat dalam proses pengumpulan tersebut.

“Kami sih nothing to loose ya. Kalau memang PDI-P maupun partai lain ingin mengusung Ahok ya silakan yakinkan 730 ribu lebih orang yang sudah mengumpulkan KTP. Kenapa maju melalui jalur partai lebih baik bagi Ahok dan bagi kami?” pungkasnya. (arh)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.