Rabu, 20 Oktober 21

Ini Syarat Agen Umrah Indonesia Bisa Kirimkan Jemaah ke Arab Saudi

Ini Syarat Agen Umrah Indonesia Bisa Kirimkan Jemaah ke Arab Saudi
* Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa)

Jakarta, obsessionnews.comMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas rencananya akan pergi ke Arab Saudi untuk membahas pelaksanaan umrah dan naik haji bagi calon jemaah asal Indonesia. Hal itu dilakukan untuk meminta penjelasan langsung dari otoritas Saudi soal umrah dan naik haji.

Tak hanya itu, bertolaknya Yaqut ke Arab Saudi juga akan menyinggung mengenai kedatangan jemaah melalui agen umrah yang disahkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Setelah itu melakukan verifikasi terhadap agen umrah yang sesuai dengan standar pemerintah Arab Saudi.

“Laporan terakhir yang saya terima dari Konsul Haji KJRI Jeddah pada akhir Agustus lalu, saat ini sudah ada 128 perusahaan perjalanan ibadah umrah (PPIU) di Indonesia yang sudah memenuhi syarat di Kementerian Haji dan Umrah untuk melakukan kontrak kerja sama dengan perusahaan/ muassasah umrah Arab Saudi. Perusahaan/Muassasah umrah yang aktif di Arab Saudi sebanyak 144 perusahaan, namun yang beroperasi saat ini sebanyak 25 perusahaan,” ujar Yaqut dikutip dari majalah Men’s Obsession, Senin (27/9/2021).

Ketika disinggung soal apa saja syarat agar agen umrah di Indonesia bisa diperkenankan untuk mengirimkan jemaah umrah, dia menceritakan secara singkat.

“Pemberangkatan jemaah umrah dilakukan oleh PPIU. Lalu PPIU harus memiliki kontrak dengan muassasah di Arab Saudi. Dalam prosesnya, PPIU melakukan legalisasi berkas di Kemenkumham, Kemenlu, dan Kemenag,” beber Yaqut.

Namun pemerintah tidak melakukan verifikasi ulang terhadap agen umrah yang ada untuk memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah Saudi. “Tidak, kita sudah memiliki mekanisme sertifikasi PPIU. Kalaupun dilakukan, itu terhadap nasib jemaah yang tertunda sejak tahun lalu,” ucapnya.

Untuk itu dia berharap kebijakan resmi dari Arab Saudi soal umrah dan naik haji segera diterima oleh pemerintahan Indonesia. Yaqut juga meminta kepada calon Jemaah umrah dan haji untuk mengikuti vaksinasi.

“Kita tunggu informasi dan kebijakan resmi dari Arab Saudi. Fokus pada pembinaan calon jemaah sambil tetap menjaga protokol kesehatan. Jangan lupa untuk ikut vaksinasi,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.