Selasa, 4 Oktober 22

Ini Prediksi Pergerakan Ekonomi Saat Kereta Cepat Beroperasi Nanti

Ini Prediksi Pergerakan Ekonomi Saat Kereta Cepat Beroperasi Nanti

Jakarta, Obsessionnews – Pemerintah dinilai serius menggarap proyek kereta cepat trayek Jakarta-Bandung. Ini, adalah pelengkap bukan pengganti. Dan ini, akan dipersembahkan kepada siapa ? Asing atau untuk sendiri ?

Koridor Ekonomi Jakarta-Bandung bukan sekedar kereta cepat. Menurut Rhenald Kasali, pendiri Rumah Perubahan dalam paparannya terkait kinerja Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (26/10), proyek ini nantinya terintegrasi dengan pengembangan kawasan terpadu hingga menciptakan sentra ekonomi baru yakni Kota Baru Walini dengan area seluas 2.995 hektar.

Nantinya, pendapatan tidak hanya dari tiket saja. Tapi juga dari berbagai kegiatan ekonomi di kawasan terpadu yang diproyeksikan mencapai Rp 10,7 triliun di tahun 2058.

Nilai investasi untuk proyek ini sendiri mencapai 5,58 miliar dolar AS. 7% di antaranya untuk pembangunan sarana berupa rolling stock dan 93% lainnya untuk pengembangan prasarana kawasan terpadu.

Di proyek ini, penyerapan tenaga kerja pada konstruksi kereta plus pembangunan kawasan terpadu mencapai 59 ribu orang. Sementara pada operasionalnya nanti, bakal menyerap 28 ribu orang tenaga kerja.

Selanjutnya, pendapatan pajak dari konstruksi kereta beserta pembangunan kawasan terpadu mencapai 451 juta dolar AS. Dan saat beroperasi nanti, kawasan terpadu bakal menyumbang pajak sebesar Rp 7 triliun.

Dipastikan, pada pelaksanaan proyek kereta cepat kandungan lokal mencapai 59% berupa pekerjaan sipil, bridge, signaling, sistem dan railwork.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.