Senin, 8 Agustus 22

Ini Pesan Ratu Ngadu Bonu Wulla untuk Perempuan yang Mau Berpolitik

Ini Pesan Ratu Ngadu Bonu Wulla untuk Perempuan yang Mau Berpolitik
* Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Ratu Ngadu Bonu Wulla. (Foto: Fikar Azmy/Obsession)

Obsessionnews.com – Ketertarikan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Ratu Ngadu Bonu Wulla di dunia politik sudah melekat di dirinya sejak muda. Kekagumannya terhadap sosok Surya Paloh juga merupakan salah satu yang memantapkan dia terjun ke dunia politik.

Menurut data dari World Bank pada 2019, Indonesia menduduki peringkat ketujuh se-Asia Tenggara untuk keterwakilan perempuan di parlemen. Padahal sejak penerapan afirmasi perempuan mulai dari Pemilu 2009, jumlah perempuan di DPR meningkat jadi 18,21% dan terus bertambah menjadi 20,54% pada Pemilu 2019 silam.

Bicara dari pengalamannya mencalonkan diri sebagai anggota parlemen pada pemilu terakhir, perempuan yang akrab disapa Ratu ini tidak menampik tantangan berat yang dihadapi. Kompetisi dengan politisi laki-laki sudah lumrah, baik dari partainya maupun partai lain. Demi mendulang suara, dirinya harus mampu meyakinkan konstituen bahwa memang bisa diandalkan ketika duduk di parlemen nantinya.

Dia juga terpaksa menghadapi black campaign dari lawan-lawan yang berusaha melemahkan perjuangannya, agar mundur dari perhelatan politik. Isu-isu yang menyerang privasi pun tak terhindarkan, namun ibu empat putri ini menganggapnya sebagai dinamika dalam berpolitik. Namun, dia tahu mempunyai perjuangan besar dan harus kuat untuk bertahan menghadapi tantangan-tantangan yang bisa membuat seorang perempuan mundur. Dia justru menjadikan isu-isu miring tersebut sebagai cambuk untuk memotivasi.

“Ketika kita mengambil keputusan terjun dalam dunia politik atau menjadi public figure berarti harus sudah siap menerima persoalan pribadi dibawa ke ranah publik,” ujar Ratu dikutip dari Majalah Women’s Obsession, Selasa (28/6/2022).

Mengetahui risiko tersebut tidak membuatnya gentar, dia bahkan telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan menjaga track record yang bersih. Ratu pun yakin usaha tidak akan mengkhianati hasil, dan terbukti ketika dirinya terpilih menjadi perempuan Sumba pertama yang melenggang ke Senayan.

Bagi para perempuan yang ingin berpartisipasi di dunia politik, dia menyarankan jangan berharap dikasihani atau hanya menjadi pelengkap. “Tetapi harus menjadi sebagai penentu yang mampu memberikan warna dalam komunitas kita,” ucap Ratu.

Juga harus mempersiapkan diri hadapi kompetisi. “Karena memang dunia politik tidaklah sesederhana yang kita bayangkan. Persaingan pasti ada, tetapi tidak ada yang membedakan laki-laki maupun perempuan, melainkan siapa yang kuat dan bisa dialah yang menjadi pemenang. Perempuan juga harus membuktikan dirinya mampu berjuang demi kepentingan banyak orang,” ujar Ratu. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.