Rabu, 19 Mei 21

Ini Penjelasan Direktur Utama KB Bukopin Soal Tansformasi Digital

Ini Penjelasan Direktur Utama KB Bukopin Soal Tansformasi Digital
* Direktur Utama Bank KB Bukopin Rivan A. Purwantono. (Foto: Tanto/OMG)

Jakarta, obsessionnews.com – Tansformasi digital menjadi fokus pengembangan bisnis yang dilakukan oleh Bank KB Bukopin. Di mana pandemi menjadi salah satu pemicu dari percepatan digitalisasi perbankan di tengah tingginya kebutuhan nasabah UMKM dan milenial terhadap layanan bank yang praktis, cepat dan aman.

Direktur Utama Bank KB Bukopin Rivan A. Purwantono mengungkapkan, pandemi Covid-19 ini telah merubah nasabah UMKM secara aktivitas, ruangan, maupun secara digital.

“Tentu ini mengharapkan suatu perubahan yang luar biasa dan menjadi pilihan yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar Rivan dikutip dari video di acara “Membongkar Ekspansi Bank Digital dan Neo Bank di Indonesia,” Senin (19/4/2021).

Dengan besarnya jumlah UMKM tersebut, KB Bukopin mau tak mau harus beradaptasi untuk masa yang akan datang. Hal ini setidaknya perubahan pada operasional perbankan, termasuk di dalamnya KB Bukopin.

“Dengan besarnya pasar UMKM ini tentu kita harus beradaptasi secara benar. Setidaknya operasional mereka berubah. Di dalam transpormasi digital ini Bank Bukopin akan mendapatkan beberapa hal yang telah dipersiapkan dan ini menggunakan platform yang langsung dari bank Bukopin yang kita harapkan.

Melalui digital UMKM hingga pendekatan yang berbeda. Pendekatan yang dimaksud adalah yang awalnya berpusat pada produk kini beralih ke nasabah. “Melakukan pelayanan berbeda. End to end juga dengan digital platform,” tegasnya.

KB Bukopin juga mempersiapkan simplifikasi melalui beberapa hal seperti yang sudah pernah di lakukan di negara ASEAN lain. Misalnya Kamboja dan Vietnam.

“Beberapa yang kita siapkan terutama sekarang sudah muncul layanan digital on boarding terhadap UMKM otomatis cepat kemudian person to person payment akan dimasukkan digital endgagemnt,” tuturnya.

Tak hanya itu, perubahan aktivitas transaksi ini mau tidak mau akan berdampak kepada loyalitas nasabah. Menurutnya, berdasarkan hasil survei, sebanyak 35% pengguna bank digital akan tetap loyal kepada bank tersebut.

“Ini yang diharapkan kita bisa melakukan transformasi ini konversi ini dan perubahan di core ini yang akan diselesaikan di 2023,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.