Kamis, 2 Desember 21

Ini Komentar Wagub Terhadap Terduga Penginjak Al-Qur’an

Ini Komentar Wagub Terhadap Terduga Penginjak Al-Qur’an

Padang, Obsessionnews – Postingan seorang pemuda di jejaring sosial facebook yang menginjak Al Qur’an memancing rekasi dari netizen.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit ikut angkat bicara. Pemerintah daerah bersama aparat hukum untuk mengambil tindakan, karena ini menyangkut masalah agama yang dapat menyinggung perasaan orang banyak.

“Kejadian ini kita ambil hikmahnya untuk lebih mensosialisasikan pendalaman agama kepada generasi muda, sehingga tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan dirinya sendiri,” kata Nasrul Abit disela-sela unjuk rasa nelayan ke Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (15/6).

Nasrul Abit meminta masyarakat supaya tidak mengaitkan hal itu kepada SARA, karena dikhawatirkan dapat memancing orang tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana.

“Jangan sampai hal seperti ini terulang kembali dikemudian hari, apalagi saat ini dalam suasana bulan Ramadhan yang penuh berkah. Mari kita jaga kerukunan umat beragama karena kita di Sumbar terdiri dari berbagai agama,” ujarnya.

postingan --

Kepada orangtua Nasrul Abit berpesar agar lebih memberikan pemahaman agama kepada anak-anaknya sejak dini, sehingga mengetahui mana yang patut dilakukan mana yang tidak.

Sebelumnya, di jejaring sosial Facebook dihebohkan dengan postingan seorang pemuda yang sedang meninjak Al-Qur’an. Foto yang diunggah oleh akun bernama Kapry Nanda terlihat sedang berada di dalam mesjid. Dalam foto itu, tampak seorang pemuda sengaja menginjak Al-Qur’an yang sedang terbuka ditas sajadah.

Foto yang diunggah pada 12 Juni 2016 sekitar pukul 23.40 WIB ini sudah tidak bisa dilihat lagi karena sudah dihapus.

Ironisnya, saat mengunggah foto itu, pengunggah foto menulis keterangan “jGn tIru adEgaN InI brO…”, seolah-olah kitab suci ini adalah barang mainan.

Pelaku yang diduga mengupload foto injak Al-Qur’an telah diperiksa di Mapolres Pasaman Barat pada Rabu (15/6). Bersangkutan didampingi orang tuanya untuk memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian.

Pasca dihapus, di akun tersebut terlihat postingan dari pemilik akun berupa foto tiga pria berdiri di salah satu objek wisata yang diupload pada 9 Juni 2016 pukul 10.28 WIB dan foto itu dijadikan sebagai latar sampul tanpa ada latar profil. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.