Minggu, 26 Januari 20

Ini Keunggulan Kementerian Pertanian Kerja Sama dengan Kejagung Soal Kedaulatan Pangan

Ini Keunggulan Kementerian Pertanian Kerja Sama dengan Kejagung Soal Kedaulatan Pangan
* Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI soal kedaulatan pangan. (Foto: Dok Kejagung)

Jakarta, Obsessionnews.com -Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI soal kedaulatan pangan yang menjadi bagian persoalan bagi bangsa Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com pada Jumat (13/12/2019), Jaksa Agung RI Burhanuddin menyampaikan, ada beberapa keunggulan dengan dilakukannya kerja sama ini.

“Kesatu, melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha memiliki peranan strategis untuk menyelesaikan berbagai persoalan perdata dan tata usaha negara yang dihadapi oleh Kementerian Pertanian,” ujar Burhanuddin.

Baca juga: Kementerian Pertanian Jalin Kerja Sama dengan Kejagung Soal Kedaulatan Pangan

Jaksa Pengacara Negara berwenang mendampingi dan/atau mewakili Kementerian Pertanian baik selaku tergugat maupun penggugat, baik dalam proses litigasi maupun non litigasi .

Jaksa Pengacara Negara juga dapat melakukan mediasi, negosiasi, termasuk melakukan pemberian legal opinion (pendapat hukum), legal assistance (pendampingan hukum) maupun legal audit (audit hukum) kepada Kementerian Pertanian.

Yang kedua, walaupun Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan baik di pusat maupun di daerah telah dibubarkan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor 345 Tahun 2019, Kejaksan tetap memiliki peran dan kewenangan dalam mengamankan pembangunan strategis pemerintah.

“Melalui berbagai kegiatan yang bersifat preventif dan persuasif, yang dilaksanakan oleh Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen,“ ucapnya.

Baca juga: Kejagung Amankan Dua Jaksa Soal Kasus Pemerasan

Hal tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI yang menyatakan, Kejaksaan juga harus mampu terlibat sepenuhnya dalam proses pembangunan, antara lain turut menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

“Selain itu, melalui Bidang Intelijen juga dapat dilaksanakan kegiatan pertukaran data dan informasi untuk kepentingan para pihak, yang dilakukan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan,” ungkap Burhanuddin.

Sedangkan yang ketiga, Jaksa Pengacara Negara dan Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan dapat membantu Kementerian Pertanian untuk melakukan pengamanan dan pemulihan aset-aset pemerintah.

Saat ini Kejaksaan sedang mengintensifkan pengamanan dan penyelamatan terhadap aset negara yang terancam berpindah tangan secara tidak sah dengan melaporkan aset yang bermasalah tersebut, untuk nantinya akan ditindaklanjuti dengan upaya penyelamatannya.

“Keempat, bersama Badan Diklat Kejaksaan RI, kita dapat bersama-sama meningkatkan kompetensi sumber daya manusia masing-masing, baik melalui pertukaran widyaiswara, maupun pembentukan pendidikan dan pelatihan terpadu,” tuturnya.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan SDM yang unggul.

Menyikapi program prioritas Jokowi itu, Kejaksaan telah mempersiapkan formula dalam mendukung perbaikan iklim investasi di Indonesia, yakni melakukan monitoring atau review peraturan daerah yang tidak ramah terhadap investasi, khususnya untuk peraturan di tingkat daerah yang berpotensi menghambat investasi dalam bidang pertanian.

Review terhadap aturan itu dijalankan di daerah melalui peran Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri yang tersebar di seluruh Indonesia agar terlahir usulan aturan yang tidak ramah investasi di revisi atau di cabut.

“Saya berharap, Kementerian Pertanian RI dapat memberikan masukan kepada Kejaksaan apabila mengetahui atau menemukan aturan di daerah yang menghambat investasi di bidang Pertanian,” pungkas Burhanuddin. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.