Sabtu, 29 Januari 22

Ini Kerjasama Saling Menguntungkan RI – Singapura

Ini Kerjasama Saling Menguntungkan RI – Singapura

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dan Presiden Tony Tan Keng Yam dalam kunjungan kenegaraan selama 2 hari, di Singapura. Dalam pertemuan itu membahas berbagai isu bilateral.

Di bidang perdagangan, Indonesia ingin meningkatkan ekspor produk-produk pertanian dan produk olahan unggas. Lalu di bidang investasi, Indonesia mengharapkan diversifikasi investasi Singapura di Indonesia, termasuk di sektor agribisnis, transportasi, komunikasi dan energi.

Sedangkan di bidang pariwisata, Indonesia sepakat untuk bekerja sama dalam promosi bersama dan pengembangan cruise tourism. Selain itu, Indonesia dan Singapura juga setuju untuk menyegerakan penyelesaian perbatasan maritim yang masih tersisa.

Kedua pihak juga sepakat meningkatkan kerjasama dibidang pemberantasan korupsi, pemberantasan terorisme, money laundering dan pencegahan dan pemberantasan kejahatan lintas batas lainnya.

“Isu penting lain yang dibahas bersama adalah solusi bagi dimungkinkannya pelaksanaan kerjasama di bidang pertahanan dan ekstradisi,” ujar presiden Jokowi melalui siaran pers Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki, Selasa (28/7/2015).

Menurut Presiden, sebagai tetangga terdekat dan mitra utama Indonesia, kunjungan ini memberi momentum baru untuk meningkatkan “trust” dan hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Karena itu Presiden menyambut baik ditandatanganinya tiga kerjasama baru di bidang e-government, pemuda dan olah raga, dan kerja sama antara KADIN dan Singapore Business Federation yang akan memperkuat interaksi B-to-B.

Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Singapura yang memberikan perlindungan bagi WNI dan Pekerja Indonesia di Singapura. Dalam kaitan itu, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk membantu keperluan tenaga kerja di bidang care giver, tenaga perawat dan tenaga perhotelan.

Kedua pemimpin negara juga sepakat mengenai pentingnya tanggung jawab bersama dalam menangani dan mengatasi isu irregular migrants dan perlindungan terhadap pekerja migran. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.