Senin, 18 Oktober 21

Ini Kata Johanes Suryo Prabowo Tentang Almarhum Djoko Santoso

Ini Kata Johanes Suryo Prabowo Tentang Almarhum Djoko Santoso
* Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso. (Foto: Kompasiana)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kabar duka sedang menyelimuti keluarga besar TNI AD. Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, karena sakit.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kabar duka datang dari keluarga besar TNI AD. Mantan Panglima TNI, yang juga Mantan Kasad, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, meninggal dunia pada hari Minggu pagi, 10 Mei 2020 pukul 06.30 Wib di RSPAD Gatot Soebroto, karena Sakit,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Setelah prosesi perawatan jenazah almarhum di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto,  Almarhum dibawa ke rumah duka yaitu di Jalan Bambu Apus Raya nomor 100 RT 12/RW 3, Bambu Apus, Kec. Cipayung, Jakarta Timur.

“Selanjutnya, Jenazah Almarhum akan diberangkatkan dari rumah duka hari ini  (10/5) pukul 13.00 Wib menuju pemakaman Sandiego Hills, Karawang Jawa Barat dan akan dilaksanakan upacara pemakaman secara militer sekitar pukul 14.00 Wib,” jelas Nefra.

Selain Kasad, akan hadir para pejabat teras TNI, para mantan Kasad, para purnawirawan Pati TNI, keluarga, kerabat dan sanak keluarga serta para pelayat di Rumah Duka.

“Untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan agar Almarhum Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso diterima disisi-Nya dan husnul khotimah,”tutur Nefra.

Perasaan duka pun dirasakan eks Kasum TNI Letjen Johanes Suryo Prabowo. “Saya ditinggal oleh teman, kakak kelas, senior, guru, pelatih, rekan, komandan dan panglima saya, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso,” sedih dia.

“Semoga dosanya diampuni Tuhan yang Maha Kuasa, dan almarhum diperkenankan untuk beristirahat dengan penuh kedamaian,” sambung bekas Wagub Timor Timur ini.

Untuk diketahui, Djoko merupakan peraih tanda jasa Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma dan Bintang Kartika Eka Paksi Utama tersebut lahir di Solo pada 18 September 1952.

Ia sempat menjabat pucuk pimpinan TNI dari 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010 ini.

Sebelumnya dia merupakan Kepala Staf TNI-AD. Jabatan ini dia sandang sejak 18 Februari 2005 hingga 28 Desember 2007.

Kemudian, ia mulai terjun ke dunia politik. Djoko menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ia pun pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.(Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.