Minggu, 5 Februari 23

Ini Jam Kerja ASN, TNI dan Polri Selama Ramadhan

Ini Jam Kerja ASN, TNI dan Polri Selama Ramadhan
* Aparatur sipil negara.

Jakarta, Obsessionnews – Lebaran sebentar lagi. Diperkirakan bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah (H) atau 2016 Masehi (M) jatuh pada Senin (6/6/2016). Dalam rangka peningkatan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandhi telah menetapkan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri, yang beragama Islam.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 03 Tahun 2016 tentang Penetapan Kerja ASN, TNI dan Polri tertanggal 17 Mei 2016. Surat Edaran ditujukan kepada Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kepala Polri.

Selanjutnya edaran juga ditujukan juga pada Jaksa Agung Republik Indonesia, Gubernur Bank Indonesia, para kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, Para Gubernur, serta para bupati/walikota. Tembusan SE telah disampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden RI.

Melalui SE itu ditetapkan jam kerja bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, yakni hari Senin sampai dengan Kamis waktu kerja dimulai pukul 08.00 – 15.00, sedangkan waktu istirahat ditetapkan pukul 12.00 – 12.30. Khusus hari Jumat jam kerja dimulai pukul 08.00 sampai pukul 15.30 dan istrahat dimulai pukul 11.30 sampai pukul 12.30.

Sedangkan bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja ditentukan masuk kerja hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 sampai pukul 14.00 dan istirahat ditentukan pukul 12.00 sampai pukul 12.30. Khusus untuk hari Jumat waktu kerja ditentukan Pukul 08.00 sampai pukul 14.30 dan waktu istrahat pukul 11.30 hingga pukul 12.30.

Jadi jumlah jam kerja bagi Instansi pemerintah pusat dan daerah baik yang melaksanakan 5 hari atau 6 hari kerja selama bulan Ramadhan adalah selama 32,50 jam per minggu.

“Ketentuan pelaksanaan lebih lanjut mengenai jam kerja pada bulan Ramadhan tersebut diatur oleh pimpinan instansi dan pemerintah daerah masing-masing dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat,” bunyi SE Menteri PAN RB. (Asma, @asmanurkaida)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.