Sabtu, 21 Mei 22

Ini Hasil Jajak Pendapat Terkait Program PLTN

Ini Hasil Jajak Pendapat Terkait Program PLTN
* Djarot Sulistio Wisnubroto.

Jakarta, Obsessionnews – Menurut Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), lebih dari tiga perempat penduduk Indonesia menyatakan dukungannya pada pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Klaim tersebut, didasari jajak pendapat secara nasional yang dilakukan Sigma Research pada Oktober sampai Desember 2015.

Angka dukungan, terus konsisten naik setelah sempat turun pada 2011 yakni 49,5 persen (2011), 52,9 persen (2012), 64,1 persen (2013) 72 persen (2014) serta 75,3 persen (2015).

Turunnya dukungan masyarakat pada 2011, kemungkinan disebabkan kecelakaan PLTN Fukushima Dai-Ichi, Jepang. Jajak pendapat sendiri dilakukan dengan metode penyebaran kuesioner terhadap 4 ribu responden di 34 provinsi.

Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto di Jakarta, Senin (28/12) mengatakan, hasil survey mengungkapkan kalau masyarakat mendukung PLTN dengan alasan kalau kenis pembangkit ini dapat menghasilkan daya listrik yang besar. Akibatnya, menjamin keamanan pasokan nasional.

Selanjutnya kata Djarot, harga listrik yang lebih murah menjadi pertimbangan masyarakat juga. Sebaliknya, masyarakat yang tak setuju dengan pembangunan PLTN, paling besar disebabkan kemungkinan kecelakaan dan kebocoran radiasi yang bisa terjadi. Ada juga pertimbangan limbah radioaktif yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Hasil survey menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia menyadari potensi pemanfaatan energi nuklir dan kontribusinya untuk menjamin pemenuhan dan kestabilan pasokan listrik Indonesia,” jelas Djarot.

Survey juga menyebutkan bahwa pendapat publik terhadap BATAN bersama lembaga terkait perlu menyiapkan infrastruktur guna mendukung program energi nuklir nasional. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.